Peralatan 'Sihir' Copperfield Tersandera di Bea Cukai
Rabu, 24 Okt 2007 13:09 WIB
Jakarta - Batalnya David Copperfield tampil di Jakarta berbuntut panjang. Kontainer seberat 40 ton milik ilusionis asal AS tersebut tersandera di Pelabuhan Tanjung Priok. Peralatan 'sihir' Copperfield menjadi barang sengketa.David Copperfield yang membatalkan pertunjukannya di Istora Senayan Jakarta pada 23-28 Oktober 2007 sudah terlanjur mengirimkan peralatan rahasia sulapnya ke Indonesia. Peralatan tersebut sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu 17 Oktober 2007.Karena pertunjukannya batal, kontainer milik David kini terkatung-katung di gudang Bea Cukai di Tanjung Priok. Barang tersebut terancam di reekspor oleh Bea Cukai."Ya, sekarang masih ada di Pelabuhan Tanjung Priok karena belum diajukan Pemberitahuan Impor Barang dan belum dipenuhi persyaratannya sehingga tetap kita tegah (tahan). Kemudian akan direekspor karena posisi sekarang belum dipenuhi kewajibannya, belum ada proses," kata Kepala KPU Tanjung Priok Ditjen Bea Cukai Agung Kuswandono.Hal ini disampaikan dia di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/10/2007).Menurut Agung, barang tertahan di Bea Cukai karena impor yang dibatalkan. Barang-barang tersebut saat ini menjadi tanggung jawab importirnya, yakni Buena Produktama, promotor yang menyelenggarakan show David Copperfield di Jakarta.
(ana/sss)











































