Tanpa Langkah Sistematis, Geng Motor Bandung Sulit Diatasi
Rabu, 24 Okt 2007 10:21 WIB
Jakarta - Brutalisme anggota geng motor Bandung sudah sangat meresahkan. Kini saatnya polisi bertindak tegas. Langkah sistematis sangat diperlukan."Polisi kita minta tegas, siapa pun pelakunya harus ditindak. Mereka tidak boleh dibiarkan. Kalau anak pejabat, tidak saja anaknya, bapaknya juga harus ikut bertanggung jawab," tegas anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Arif Ramdani kepada detikcom, Rabu (24/10/2007).Namun Arif sadar, upaya penegak hukum akan sia-sia tanpa dukungan instansi-instansi terkait. Karenanya, penyelesaian kasus-kasus geng motor harus dilakukan secara sistematis dengan melibatkan banyak pihak."Kalau pelakunya pelajar, tentu yang menangani nggak hanya polisi, tapi juga Dinas Pendidikan. Sekolah harus ikut dilibatkan, karena kebanyakan anggota geng anak sekolah," tuturnya.DPRD Kota Bandung, imbuh dia, akan mendorong pihak keamanan menangani masalah ini, termasuk memantau efektivitas Perda K3 yang menyangkut ketertiban masyarakat."Jadi apa pun yang mengganggu ketertiban harus diantisipasi, karena kita prihatin dengan masalah ini," ujar Arif.DPRD, kata dia, juga akan melakukan evaluasi bersama supaya bisa melihat masalah ini secara obyektif."Kita akan lihat kendalanya di mana, karena kan polisi punya perangkat intelijen yang cukup memadai untuk menangani persoalan ini," pungkas dia.
(umi/asy)











































