BMG: Puting Beliung Sering Terjadi pada Musim Pancaroba

BMG: Puting Beliung Sering Terjadi pada Musim Pancaroba

- detikNews
Rabu, 24 Okt 2007 03:50 WIB
Jakarta - Beberapa wilayah telah memasuki musim peralihan dari kemarau ke musim penghujan alias pancaroba. Fenomena angin kencang atau puting beliung, sering terjadi pada musim pancaroba."Fenomena tersebut sifatnya yang lokal, singkat, dan luasannya kurang dari 10 km. Maka fenomena tersebut sangat sulit diprediksi," kata Kepala Sub Bidang Informasi Publik BMG Ahmad Zakir dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (24/10/2007).Tanda-tanda munculnya angin puting beliung, antara lain:1. Sering terjadi pada peralihan musim kemarau ke musim hujan.2. Sering terjadi pada siang atau sore hari, tapi terkadang pada malam hari3. Satu hari sebelumnya, udara panas atau pengap pada malam.4. Sekitar pukul 10.00 WIB, terlihat tumbuh awan cumulus (awan berlapis-lapis), di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.5. Tahap berikutnya, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi hitam gelap."Perhatikan pepohonan di sekitar tempat kita berdiri. Apakah ada dahan atau ranting yang sudah bergoyang cepat, jika ada maka hujan dan angin kencang sudah akan datang," imbuh Zakir.Selain itu, lanjut Zakir, akan terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri. Kemudian hujan tiba-tiba turun dengan deras. "Apabila hujan nya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari lingkungan kita berdiri," ujarnya.Dampak KerusakanAngin ini biasanya hanya menghantam rumah semi permanen atau rumah yang beratap seng/asbes, maupun pelepah daun nipah serta rumah bedeng."Atap rumah berterbangan dan menumbangkan Pohon yang rapuh atau tua," ujarnya.Zakir pun mengimbau kepada warga untuk cepat berlindung atau menjauh dari lokasi kejadian. Alasannya, terjadinya fenomena tersebut sangat cepat. (mly/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads