Kontribusi Eks Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Dipertanyakan

Kontribusi Eks Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Dipertanyakan

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 21:41 WIB
Jakarta - Bagai kacang lupa kulit. Pepatah itu dianggap pas untuk menggambarkan perilaku para mantan aktivis mahasiswa dan pemuda yang kini telah memiliki jabatan. Sebagian besar mereka dinilai telah lupa dengan tujuan menyejahterakan rakyat.Pendapat itu disampaikan Ketua Umum Barisan Pemuda Peduli Rakyat (BPPR) Yudhie Rohcitayadie dalam acara silaturahmi yang digelar di kantor BPPR, Jl Proklamasi No 37, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2007)."Saya sangat prihatin dengan suasana politik praktis yang sangat menonjol. Rakyat yang seharusnya menjadi subyek malah menjadi obyek," kata mantan aktivis ITB tahun itu.Yudhie mengkritisi rekan-rekannya yang dulu berjuang atas nama rakyat, kini telah melupakan cita-cita awal mereka."Banyak yang sudah terkontaminasi sehingga mereka tidak tahu apa mereka lakukan sekarang ini untuk siapa. Semuanya mengejar kepentingan masing-masing," cetusnya.Sebagai elemen kaum muda, Yudhie berharap momentum peringatan Sumpah Pemuda ke-79 pada 28 Oktober mendatang dapat dijadikan ajang bagi para mantan aktivis yang kini memiliki posisi strategis di berbagai bidang, untuk memikirkan kembali tujuan utama perjuangan yang telah dilakukan."Rakyat butuh perhatian dari pemimpinnya. Saatnya rekan-rekan muda tampil untuk memimpin. Kita harus mendobrak keadaan dan berbuat sesuat untuk bangsa," tegas Yudhie. (bal/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads