Survei Poltracking: MBG Pogram Paling Dirasakan Manfaatnya, 55% Publik Puas

Survei Poltracking: MBG Pogram Paling Dirasakan Manfaatnya, 55% Publik Puas

Eva Safitri - detikNews
Senin, 13 Apr 2026 14:59 WIB
Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan pada 2026. Program ini dijalankan di SMP 20 Jakarta Timur, Kramat Jati, Kamis (8/1/2026). Sejak siang para siswa terlihat antre secara tertib untuk menerima paket makanan bergizi yang disediakan.
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis di Sekolah (Mohammad Farrel/detikcom)
Jakarta -

Survei Poltracking Indonesia menunjukkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi yang paling dirasakan manfaatnya oleh publik. Sebanyak 55% responden menyatakan puas terhadap program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Survei digelar pada 2-8 Maret 2025 dengan total 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Para responden dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling. Adapun margin of error survei +/- 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peneliti Utama Poltracking Masduri Amwari membeberkan lima program yang paling dominan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Survei menunjukkan program MBG menjadi yang paling dirasakan manfaatnya oleh publik, dengan 36,5% responden menilainya sebagai program paling bermanfaat. Di bawahnya, terdapat bantuan subsidi upah (BSU), layanan kesehatan gratis, Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Publik merasa 36,5% MBG program yang paling bermanfaat, diikuti bantuan subsidi upah 11%, kemudian layanan kesehatan gratis 9,6%, KIP 8,6%, dan KIS 7,2%. Setidaknya ada 5 program paling dominan dirasakan manfaatnya," kata Masduri dalam konferensi pers di YouTube Poltracking, Senin (13/4/2026).

Kemudian, dari sisi ketepatan sasaran, MBG kembali menempati posisi teratas dengan 32,1%. Selanjutnya, diikuti KIP, bantuan subsidi upah, KIS, serta layanan kesehatan gratis. Temuan ini menunjukkan MBG tidak hanya unggul dalam hal manfaat, tapi juga dinilai paling tepat sasaran oleh publik.

"Program prioritas paling tepat sasaran lagi lagi MBG di poin pertama di 32,1%, lalu KIP 10,4%, dan Bantuan Subsidi Upah 9,1%, KIS 8,9%, dan layanan kesehatan gratis 8,5%," ujar Masduri.

Survei Poltracking terhadap program prioritas Prabowo-Gibran.Survei Poltracking terhadap program prioritas Prabowo-Gibran. (YouTube Poltracking)

Lalu, survei juga mendalami secara khusus program MBG. Hasilnya, tingkat awareness publik terhadap program ini sangat tinggi, mencapai 88%. Namun tingkat kepuasan publik masih berada di angka 55%.

"Kita juga mendalami program prioritas MBG, dari data ini 88% publik tahu terhadap program yang sangat populer dan fenomenal ini, hanya saja yang puas terhadap program ini di 55%," kata Masduri.

Masduri menilai perlunya langkah komunikasi strategis dari pemerintah untuk meningkatkan penerimaan publik terhadap program MBG. Menurut dia, berbagai catatan dan masukan dari masyarakat juga perlu menjadi perhatian utama agar pelaksanaan program dapat diperbaiki.

"Artinya, pemerintah perlu melakukan komunikasi strategis untuk meningkatkan penerimaan publik terhadap makan bergizi gratis. Supaya tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah berkaitan dengan MBG ini berjalan dengan baik dan yang paling fundamental tentu memperbaiki catatan dan masukan yang sejauh ini sangat banyak terhadap program MBG ini," ujarnya.

Saksikan Live DetikSore:

Lihat juga Video Tingkat Kepuasan Kinerja Prabowo 79,9%, Istana: Kita Tak Kejar Survei

(eva/dhn)


Berita Terkait