Truk Vs Tronton, 1 Orang Tewas

Truk Vs Tronton, 1 Orang Tewas

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 17:34 WIB
Yogyakarta - Truk pengangkut benang menabrak truk tronton di Ringroad Selatan Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Akibatnya 1 orang tewas seketika dan 2 lainnya luka parah.Kecelakaan lalu-lintas itu tepatnya terjadi di tikungan Ringroad Selatan, Dusun Sumber, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (23/10/2007).Truk Fuso bernopol D 9209 AD yang mengangkut ratusan benang sutra datang dari arah barat. Saat menikung, sopir truk tujuan Sukoharjo Jawa Tengah itu tak mampu mengendalikan kendaraannya.Bahkan saking kencangnya, truk melompati pembatas jalan dan masuk ke jalan yang berlawanan arah. Naas, di saat yang sama dari arah berlawanan muncul truk tronton pembawa kontainer. Kecelakaan pun tak bisa dihindarkan, truk dan tronton itu langsung bertabrakan. Kedua kendaraan besar itu rusak parah. Truk pengangkut benang terbalik dan muatannya tumpah-ruah di jalanan. Sopirnya pun tewas seketika.Tubuh sopir malang tersebut terjepit bodi truk dan baru bisa dikeluarkan satu jam kemudian. Sementara kernetnya kedua kakinya patah. Dia dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Sedangkan sopir truk tronton hanya mengalami luka-luka. Dia dirawat di RS PKU Bantul. Kernet tronton tidak mengalami luka, namun kondisinya masih shock.Kecelakaan tersebut membuat lalulintas di sepanjang Ringroad Selatan, mulai dari simpang empat Madukismo Kasihan hingga simpang empat Gamping Sleman, ditutup separuh. Arus lalulintas juga macet karena badan kedua kendaraan melintang di tengah jalan. Bahan bakar minyak solar kedua truk tersebut juga tumpah ke jalanan.Kasatlantas Polres Bantul AKP Suharno di lokasi kejadian mengatakan, identitas sopir truk pengangkut benang belum diketahui. Di dalam kabin polisi hanya menemukan dompet tanpa identitas berisi uang Rp 10 ribu. Menurutnya, jenazah sopir malang itu sudah dibawa ke RSU Dr Sardjito. "Kernet truk yang luka patah kaki juga belum diketahui identitasnya karena sempat pingsan. Demikian pula sopir dan kernet truk tronton juga belum diketahui identitasnya," kata dia.Dugaan sementara, kejadian ini akibat truk pengangkut benang mengalami rem blong. Sehingga saat berada di tikungan kehilangan kontrol. Kemungkinan lainnya sopir truk mengantuk dan kaget saat belok di tikungan. "Yang paling mungkin rem blong dan terguling, setelah itu tertabrak truk dari arah berlawanan," katanya. (bgs/djo)


Berita Terkait