Ratusan Warga Perguruan Silat Teratai Serbu Kantor Polisi

Ratusan Warga Perguruan Silat Teratai Serbu Kantor Polisi

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 17:22 WIB
Lamongan - Ratusan anggota Perguruan Silat Setia Hati Teratai (SH Teratai) Lamongan berunjuk rasa di markas Polsek Pucuk. Mereka menuntut agar kasus penganiayaan yang menimpa anggotanya, Sumali (23 tahun) dan Yoyok (23 tahun) warga Desa Gempolpading Kecamatan Pucuk diusut tuntas.Ratusan warga SH teratai ini mendatangi Mapolsek Pucuk dengan mengendarai 2 truk dan sebagian menggunakan sepeda motor.Korlap unjukrasa dari SH Teratai Lamongan, Suminto mengatakan, kedatangan mereka untuk menuntut keadilan agar polisi menindak tegas pelaku penganiayaan atau warga SH Teratai akan menyerbu pelaku penganiayaan tersebut.Kedatangan ratusan warga SH Teratai Lamongan terkait adanya dugaan penganiayaan terhadap Sumali yang dilakukan warga desa Kedali Kecamatan Pucuk beberapa waktu yang lalu. Selain itu, mereka juga menuntut agar kasus tersebut agar ditangani Polres LamonganSuminto mengatakan penganiayaan tersebut terjadi saat Sumali dan Yoyok pulang dari acara halal bi halal di salah satu perguruan tinggi di Lamongan. Ketika itu mereka dicegat 3 orang warga Desa Kedali Kecamatan Pucuk dan langsung dianiaya tanpa tahu sebabnya.Usai mendapat kepastian akan kasus yang menimpa rekan-rekannya itu, ratusan warga SH Terataii kemudian membubarkan diri dengan tertib.Wakapolres Lamongan Kompol Broto Waluyo mengatakan, pihaknya sedang menangani kasus tersebut dan saat ini sudah menetapkan 3 tersangka. Saat ini polisi sudah memasukkan 3 tersangka kasus tersebut dalam daftar pencarian orang (DPO). (mar/mar)


Berita Terkait