Polisi menangkap pria berinisial DP (27) pelaku pemalakan sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Polisi melakukan tes urine terhadap pelaku, apa hasilnya?
"Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku negatif dari penggunaan narkoba berdasarkan tes urine," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold EP Hutagalung, Senin (13/4/2026).
Akibat pemalakan itu, sopir bajaj mengalami kerugian Rp 2.000. Dia meminta masyarakat agar tidak ragu untuk melaporkan kepada polisi apabila menemukan kejadian serupa.
"Kami pastikan setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, sekecil apa pun, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, polisi bergerak cepat menindaklanjuti video viral aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pelaku berinisial DP (27) ditangkap Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
"Pelaku sudah kami amankan," ujar Kombes Reynold dalam keterangannya, kepada wartawan.
Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat dan Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang merespons cepat video viral dengan mengecek langsung ke lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait si pelaku. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan mengamankannya di rumah kontrakannya.
Reynold menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukumnya. Pelaku premanisme akan ditindak tegas.
"Kami pastikan setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, sekecil apa pun, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," imbuhnya.
Lihat juga Video: Respons Pramono soal Supir Bajaj Dipalak Rp 100 Ribu per Hari di Tanah Abang










































