Walkot Semarang Jenguk Korban Begal Halmahera, Serahkan Sembako-Tali Asih

Walkot Semarang Jenguk Korban Begal Halmahera, Serahkan Sembako-Tali Asih

Shalli Irda - detikNews
Minggu, 12 Apr 2026 19:30 WIB
Pemkot Semarang
Foto: dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengunjungi Yovita Haryanto, korban pembegalan di Jalan Halmahera, di kediamannya di Kelurahan Karangtempel. Agustina hadir memberikan dukungan moril dan membawa bantuan sembako serta uang tali asih sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota.

Yovita mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan respons cepat yang diberikan pemerintah kota.

"Saya mengucapkan terima kasih Bu Agustin ke sini, bertindak cepat menyelesaikan permasalahan," ujar Yovita dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga berharap peristiwa yang dialaminya bisa menjadi pembelajaran bersama dalam memperkuat rasa aman di lingkungan masyarakat.

"Mungkin juga buat pembelajaran bagi kita semua ya, semoga keamanannya lebih baik lagi. Terus kita juga mendapatkan keamanan juga, karena kan takutnya ada apa-apa setelahnya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Yovita turut menyampaikan pesan kepada sesama perempuan agar tetap yakin dalam setiap pilihan hidup.

"Ya, kalau itu semoga apa pun pilihan kalian, pasti Tuhan melindungi kalian, mau kalian maju, mau kalian mundur, yang pasti kalian bertanggung jawab atas apa yang dipilih kalian," tambahnya.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata kedekatan Pemerintah Kota Semarang dengan warganya. Melalui perhatian dan dukungan yang diberikan, diharapkan korban dapat segera pulih serta masyarakat semakin menguatkan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Sebagai informasi, Yovita menjadi korban pembegalan pada Minggu pagi, 5 April 2026 lalu di kawasan Jalan Halmahera, Semarang Timur. Pelaku melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam hingga korban mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis.

Lihat juga Video Viral Begal Sadis di Depan Rumah Korban di Semarang

(prf/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini