5 Bulan Gaji Tidak Dibayar, Ratusan Sopir PPD Demo Lagi
Selasa, 23 Okt 2007 15:49 WIB
Jakarta - Kasus lama kembali terulang. Ratusan karyawan Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD) tidak menerima gaji 5 bulan plus THR. Mereka pun berdemo di diiringi hujan lebat.Aksi dilakukan karyawan sejak pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 15.15 WIB, mereka masih melakukan aksi duduk-duduk dan mogok kerja di kantor PPD, Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (23/10/2007).Bahkan, sekitar pukul 12.00 WIB sempat terjadi aksi dorong-mendorong antara karyawan dengan 50 polisi dari Polsek Makassar, Jakarta Timur.Aksi ini digelar karena karyawan 5 bulan tidak menerima gaji sejak Juni 2007."Ah boro-boro kita bisa Lebaran. THR saja nggak dapat, apalagi gaji," ujar salah seorang pengemudi PPD, L Sipayung, kepada detikcom, Selasa (23/10/2007).Meski ratusan pengemudi mogok, namun bus PPD tetap beroperasi melayani penumpang."Yang demo adalah pengemudi yang libur serta bagian mekanik dan manajemen," jelas Sipayung yang berambut ikal itu.Keterlambatan pembayaran 5 bulan gaji ini merupakan kali kedua setelah 8 bulan sebelumnya gaji mereka tak dibayar. Setelah melakukan aksi besar-besaran di Istana Negara pada April 2007, barulah gaji dibayar."Masa sih harus demo dulu baru digaji dibayar. Yang benar saja," kata Sutarto pengemudi asal Wonogiri dengan nada kesal dan geram. PPD yang memiliki karyawan 2.500 dengan 400 armada itu sudah menjanjikan akan membayar pada Rabu 10 Oktober 2007 beserta uang THR. Tetapi pada Rabu itu pimpinan ingkar janji dan keesokan harinya karyawan berdemo.Selain menuntut gaji, mereka juga meminta kejelasan dana Jamsostek. Karena karyawan yang berobat tetap harus membayar ongkos padahal gaji mereka sudah dipotong iuran Jamsostek.
(nik/nrl)











































