Geng Motor Sah Saja Jika Hanya Kembangkan Hobi

Geng Motor Sah Saja Jika Hanya Kembangkan Hobi

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 15:18 WIB
Bandung - Jika hanya kongkow bareng untuk melakukan hobi yang sama, keberadaan Geng Motor sah-sah saja. Namun jika kegiatannya sudah mengarah kepada tindakan kriminal bahkan memakan korban, pihak kepolisian diminta untuk bertindak tegas dan konsisten serta tidak pandang bulu dalam penertiban Geng Motor di Bandung. Demikian disampaikan salah satu tokoh masyarakat Bandung, Iwan Abdurrahman atau biasa dipanggil Abah Iwan, kepada detikcom, Selasa (23/10/2007). "Saya rasa mereka itu bukan Geng Motor, tapi anak-anak nakal yang kumpul bersama dan kebetulan menggunakan motor. Motor dis ini bukan dijadikan ajang hobi seperti merakit motor bersama atau apa, tapi dijadikan media untuk melancarkan tindakan kriminal mereka," tuturnya. Hal itu, lanjut dia, jelas bukan merupakan tindakan yang bisa ditolerir. Namun, menurut Abah Iwan, permasalahan ini bukan hanya merupakan tanggung jawab aparat penegak hukum. "Ini masalah sosial bersama. Bagaimana kita bisa mencari formula atau perangkat yang bisa memberikan pemahaman kepada mereka kalau tindakannya salah," ujarnya. Dia melanjutkan mudahnya orang memperoleh motor saat ini membuat pengikut geng motor yang menyimpang makin banyak. Anak-anak ini mencari eksistensi dengan bergabung dalam sebuah geng. "Celakanya, geng yang mereka masuki salah kaprah dari tujuan semula yang hanya mengembangkan hobi bersama," kata Abah Iwan. Pemecahan masalah ini, tambah dia, harus dilihat secara menyeluruh. Mulai dari pendidikan dalam keluarga, sekolah, ekonomi, dan lingkungan sosial. "Masih banyak hal lainnya yang juga perlu diperhatikan," kata dia. (ern/asy)


Berita Terkait