Ayo! Jatuhkan Junta Myanmar dengan Celana Dalam

Ayo! Jatuhkan Junta Myanmar dengan Celana Dalam

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 12:13 WIB
London - Junta Myanmar memang perkasa. Aksi demo pimpinan biksu dan kecaman dunia internasional tak mampu menggoyahkannya. Tapi kalau dengan celana dalam?Memang terdengar aneh. Tapi ini nyata dan bukan candaan belaka. "Panties for Peace" alias celana dalam untuk perdamaian. Begitulah slogan yang dikampanyekan lembaga Lanna Action for Burma.Lalu apakah "Panty Power" berpotensi seperti "People Power" saat Corazon Aquino menjatuhkan Ferdinand Marcos di Filipina?Who knows? Sebab aksi Lanna bukanlah tanpa alasan. Junta Myanmar pimpinan Jenderal Than Shwe disebut-sebut percaya takhayul bahwa kontak dengan celana dalam bisa memperlemah kekuasaan mereka.Itu sebabnya para wanita di belahan bumi manapun diimbau mengirimkan celana dalam ke Kedubes Myanmar di negaranya masing-masing. Kampanye ini disuarakan melalui lannaactionforburma.blogspot.com.Seperti dilansir situs Inggris Daily Mail, Selasa (23/10/2007), kaum perempuan dari Inggris, Australia, AS, dan sejumlah negara tetangga Myanmar mulai mengirimkan celana dalam ke Kedubes Myanmar sejak 16 Oktober.Situs ini pun melansir alamat lengkap Kedubes Myanmar di Inggris. Namun sejauh ini belum ada komentar dari pihak Kedubes Myanmar atas aksi tersebut.Lanna Action for Burma berharap aksi "Panties for Peace" bisa menumbangkan junta Myanmar nan kejam yang telah berkuasa selama empat dekade."Anda bisa kirim melalui pos atau antar langsung celana dalammu ke Kedubes Myanmar terdekat, hari apapun mulai hari ini. Kirimkan segera dan sesering mungkin," imbau Lanna Action for Burma dalam situsnya.Berminat ikutan Lanna Action for Burma? Catat saja alamat Kedubes Myanmar di Indonesia, yakni Jl Haji Agus Salim No 109, Jakarta Pusat. (sss/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads