"Ya tadi saya memonitor WFH di pusat-pusat pemerintahan, ya menjadi memang kendaraan menjadi lancar, tidak ada penumpukan dan kemacetan yang memakan BBM jumlah besar-besar. Artinya WFH itu efektif mengurangi konsumsi BBM," kata Cak Imin kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Cak Imin menyebut kontrol terhadap tingkat produktivitas para pegawai atau aparatur sipil negara (ASN) tersebut harus terus dilakukan. Hal tersebut, katanya, diperlukan agar para produktivitas para pegawai tetap terjaga.
"Tinggal sekarang WFH yang sudah diputuskan itu bagaimana kontrol produktivitasnya supaya para pegawai dan semua pihak yang memilih WFH itu tetap terjaga produktivitasnya," katanya.
Cak Imin kemudian menegaskan tidak ada WFH untuk para pegawai dan ASN yang bekerja pada pelayanan publik. Mereka tetap bekerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kepada pegawai ataupun ASN dalam pelayanan publik tidak ada WFH, tetap kerja sesuai dengan pelayanan publik," katanya. (dek/dek)











































