Wantimpres Kerja Dulu, Baru Minta Naik Gaji
Selasa, 23 Okt 2007 08:49 WIB
Jakarta - Rencana kenaikian gaji anggota wantimpres dinilai sebagai bentuk pemanfaatan jabatan. Rencana tersebut diminta segera dibatalkan. Apalagi saat ini rakyat sedang mengalami kesulitan aklibat perekonomian nasional yang masih stagnan."Kita harus peka. Kami tidak setuju, karena masyarakat kita lagi susah, harga naik, kemiskinan bertambah. Jangan aji mumpung," kata Ketua Fraksi PAN Zulkifli Hasan saat dihubungi detikcom, Selasa (23/10/2007).Menurut sekjen PAN ini, kondisi perekonomian saat ini seharusnya menjadi momen untuk meningkatkan semangat pengorbanan dan kerja keras untuk memperbaiki kondisi bangsa. Kenaikan gaji dalam kondisi saat ini akan semakin merusak citra pemerintah SBY-JK dan lembaga wantimpres sendiri."Saat ini tidak tepat kalau mau dinaikkan. La wong rakyat belum melihat hasil kerja wantimpres apa? Kan belum terlihat sudah mau minta kanaikan gaji. Tidak elok itu," tambahnya.Zul meminta pemerintah lebih memprioriotaskan program pemberdayaan dan peningkatan kesejahreraan. Dengan kesejahteraan yang memadai, kebijakan pemerintah yang terkait dengan kenaikan ngaji akan lancar dan mulus."Lebih baik, dana tersebut dialokasikan untuk program wantimpres dulu. Benahi dulu ekonomi rakyat. Baru berpikir peningkatan gaji," tutup Zul.
(yid/ary)











































