Geng Motor Bandung Menyerang Korban Hanya Berani Bergerombol

Geng Motor Bandung Menyerang Korban Hanya Berani Bergerombol

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 08:31 WIB
Bandung - Jika anda bertemu dengan satu orang anggota geng motor di jalanan Bandung, tak perlu takut. Dijamin dia tidak akan melakukan tindakan kekerasan. Namun, lain soal jika Anda bertemu dengan puluhan anggota geng motor. Anda benar-benar harus waspada. Sebab ketika mereka bergerombol, nyawa Anda bisa terancam. Menurut Kasatreskrim Polresta Bandung Tengah AKP Andree Ghama, berdasarkan pengalaman aksi para anggota geng motor ini selama ini dilakukan dengan bergerombol. "Entah itu kebut-kebutan atau pun aksi kekerasan yang menimbulkan korban, semua dilakukan secara bergerombol. Mereka tidak berani jika sendirian. Keberanian mereka muncul saat bersama-sama," ujar Andree. Dalam satu tahun terakhir ini, lanjutnya, pihaknya tidak menemukan lagi perseteruan antargeng yang berujung tawuran. Aksi para gengster yang berujung tindakan kriminal ini dilakukan rata-rata pada orang yang tidak mereka kenal. "Korbannya biasanya orang yang sedang nongkrong di pinggir jalan atau pengendara motor lainnya. Mereka itu menyerang sambil lewat dan sangat cepat. Wuzz..mereka datang secara bergerombol, melukai korban dan langsung pergi yang biasanya sambil membawa barang milik korban," jelasnya. Peristiwa penyerangan sendiri, lanjutnya, selalu dilakukan pada saat malam hari atau dini hari saat jalanan sepi. Hal ini, menurutnya, untuk memudahkan aksi mereka. "Kalau siang hari kan jalanan padat dan banyak orang. Mereka mudah dikenali jika siang, makanya memilih malam," tuturnya. Untuk itu, kata Andree, pihaknya mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat berkendaraan di malam hari. "Kalau bisa sih, hindari keluar malam jika tidak ada keperluan yang mendesak," katanya. Sepanjang tahun ini, tercatat ada 10 aksi brutal para gengster motor di Bandung. Rata-rata korban mengalami luka bagian kepala atau dada karena benda tajam seperti pisau atau samurai. Ingin berdiskusi tentang geng motor? Cukup klik di detikforum dan regional Bandung. (ern/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait