Kapan Puncak Musim Kemarau 2026? Cek Juga Daftar Wilayahnya

Kapan Puncak Musim Kemarau 2026? Cek Juga Daftar Wilayahnya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Jumat, 10 Apr 2026 11:05 WIB
Ilustrasi musim kemarau
Ilustrasi panas musim kemarau (Foto: Engin Akyurt/Pexels)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi prediksi musim kemarau tahun 2026. Puncak musim kemarau di Indonesia sebagian besar diprediksi terjadi lebih awal atau maju dan sama dengan normalnya.

Mengutip dari situs resmi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau 2026 pada bulan Juli sebanyak 88 ZOM (12,6%), pada bulan Agustus sebanyak 429 ZOM (61,4%), dan pada bulan September 2026 sebanyak 100 ZOM (14,3%). Berikut daftar wilayahnya.

1. Wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada bulan Juli 2026:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Sebagian Sumatera
  • Sebagian kecil Jawa
  • Sebagian kecil Nusa Tenggara
  • Kalimantan bagian tengah dan utara
  • Sulawesi Barat bagian utara
  • Sulawesi Tengah bagian barat
  • Sulawesi Utara bagian barat
  • Sebagian kecil Maluku
  • Papua Barat bagian tengah
  • Papua bagian timur

2. Wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026:

ADVERTISEMENT
  • Sumatera bagian tengah dan selatan
  • Jawa bagian tengah hingga timur
  • Bali
  • NTB
  • Sebagian NTT
  • Sebagian besar Kalimantan
  • Sebagian besar Sulawesi
  • Sebagian Maluku
  • Maluku Utara
  • Sebagian Pulau Papua

3. Wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada bulan September 2026:

  • Sebagian Lampung
  • Sebagian kecil Jawa
  • Sebagian besar NTT
  • Sulawesi bagian utara dan timur
  • Sebagian besar Maluku Utara
  • Sebagian Maluku
  • Sebagian kecil Pulau Papua

Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Musim Kemarau 2026

  • La Niña lemah yang berlangsung sejak Oktober 2025 telah berakhir pada Februari 2026.
  • Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April (114 ZOM; 16,3%), Mei (184 ZOM; 26,3%), dan Juni 2026 (163 ZOM; 23,3%) diawali dari wilayah Nusa Tenggara kemudian secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya.
  • Awal musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih awal atau maju (325 ZOM; 46,5%) dan sama dengan normalnya (173 ZOM; 23,7%).
  • Akumulasi curah hujan pada periode musim kemarau di sebagian besar Indonesia (451 ZOM; 64,5%) diprediksi pada kategori bawah normal atau lebih kering dari biasanya.
  • Sebagian besar wilayah Indonesia (429 ZOM; 61,4%) diprediksi mengalami puncak kemarau pada bulan Agustus 2026.
  • Puncak musim kemarau di Indonesia sebagian besar diprediksi terjadi lebih awal atau majuJU (410 ZOM; 58,7%) dan sama dengan normalnya (142 ZOM; 20,3%).
  • Sebagian besar wilayah Indonesia (400 ZOM; 57,2%) diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari normalnya.

Simak juga Video 'BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Lebih Panjang dari Biasanya':

(kny/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini