Andai Jakarta Lebaran Tiap Hari
Senin, 22 Okt 2007 18:11 WIB
Jakarta - 10 Hari tanpa macet dan polusi di Jakarta tinggal kenangan. Setelah libur Lebaran usai, jalanan Jakarta kembali membuat kening berkerut.Saat bubaran kantor di hari pertama kerja, Senin (22/10/2007), situasi jalan di kawasan Rasuna Said dan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, pukul 17.50 WIB padat merayap.Di Jalan Rasuna Said, kemacetan terjadi di sepanjang jalan hingga perempatan Kuningan. Sedangkan di Jalan Gatot Soebroto menuju Pancoran, antrean kendaraan tampak di jalan reguler maupun di jalan tol.Pantauan detikcom, dari Pancoran ke arah perempatan Kuningan, tampak antrean kendaraan sepanjang 2 kilo meter, terutama di jalon tol.Beberapa kendaraan juga terlihat melewati jalur busway koridor IX (Pinangranti-Pluit) yang masih dalam tahap pengerjaan.Kemacetan ini dikeluhkan sejumlah pekerja kantoran yang hendak pulang. Pambudi (29) misalnya. Karyawan sebuah perusahana penyedia alat elektronik di kawasan Gatot Soebroto ini kembali dibikin pusing oleh kesemrawutan jalan."Saya sih inginnya setiap hari di Jakarta Lebaran, biar nggak macet. Kemarin waktu Lebaran, saya sempat bawa mobil lewat Jalan Gatot Soebroto, Thamrin, enak banget. Coba Jakarta tiap kayak gitu," cetusnya.Alin (24), karyawan di bilangan Rasuna Said yang hendak pulang ke Limo, Depok, Jawa Barat, juga mengeluhkan kemacetan itu. Tapi toh dia hanya bisa pasrah."Jakarta memang kayak gini. Apalagi sekarang PNS masuk. Mau apa lagi," ujarnya.
(nvt/sss)











































