Garuda Mengaku Salah

Garuda Mengaku Salah

- detikNews
Senin, 22 Okt 2007 17:59 WIB
Jakarta - Garuda mengakui kesalahannya sehingga menyebabkan kecelakaan pesawat di Yogyakarta. Namun perusahaan itu sudah menjalankan hasil rekomendasi KNKT."Dalam safety tidak boleh ada yang ditutupi. Kalau memang itu terjadi, kita harus mengakui, kita tidak menyangkal. Kita tidak menutupi, tapi berdasarkan fakta. Manusia tidak ada yang sempurna," ujar direktur Operasional PT Garuda Indonesia Ari Safapari di Gedung Garuda Indonesia, Jalan Merdeka Selatan, Senin (22/10/2007).Menurut Ari, Garuda telah melakukan investigasi internal, dan hasil yang diperoleh serupa dengan yang diperoleh KNKT."Hasilnya secara umum mirip, tapi maaf, ini untuk konsumsi internal kita," katanya.Ari juga menyatakan akan menindaklanjuti hasil investigasi KNKT yang menunjukan simulator pelatihan pilot Garuda tidak melaksanakan pelatihan alat ground proximity warning system (GPWS)."Kita akan memeriksa lebih dahulu file pelatihan pilot, karena GPWS adalah peralatan yang baru dipasang di pesawat unuk memenuhi standar internasional," katanya.Pasca kecelakaan di Yogyakarta, Garuda telah melaksanakan rekomendasi KNKT. Salah satunya pada tanggal 2 April 2007, Garuda menerbitkan pengumuman yang menyatakan kopilot harus mengambil alih kemudi pesawat dan melakukan go around jika pesawat tidak stabil saat hendak mendarat. (nal/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads