Agung: Kerja Belum Menonjol, Wantimpres Jangan Naik Gaji

Agung: Kerja Belum Menonjol, Wantimpres Jangan Naik Gaji

- detikNews
Senin, 22 Okt 2007 17:04 WIB
Jakarta - Rencana kenaikan gaji anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setingkat menteri dikritik keras oleh Ketua DPR Agung Laksono. Keputusan itu dinilai membebankan negara."Apalagi kalau fasilitas yang diberikan semuanya. Cukup besar itu. Kan saya dengar dulunya mereka tidak menuntut seperti itu," ujar Agung kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/10/2007).Menurut Agung, kenaikan gaji lembaga itu tidak dibarengi dengan pembuktian prestasi kerja."Kerjanya kan belum kelihatan menonjol dalam mengonsolidasikan kelembagaan kita dan meningkatkan kinerja pemerintah," imbuh Agung.Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengkhawatirkan, kalau kenaikan gaji Wantimpres jadi dilakukan, hal tersebut berdampak buruk terhadap citra pejabat negara."Ini akan memberi image kalau seluruh lingkungan di kepala negara harus mendapat fasilitas yang istimewa. Saya mengkhawatirkan itu karena itu harus ada gradasinya, dan tetap mempertimbangkan keuangan negara," pungkas Agung.Wantimpres yang dilantik 9 April 2007 itu terdiri dari 9 personel, yaitu Ali Alatas, Adnan Buyung Nasution, Rachmawati Soekarnoputri, Dr Sjahrir, Radi Abdul Gani, TB Silalahi, Emil Salim, Ma'ruf Amin, dan Subur Budisantoso. Mereka bertugas memberi masukan kepada presiden terkait kebijakan publik. (nik/sss)


Berita Terkait