Abbas Ingin RI Berperan dalam Perdamaian Palestina-Israel
Senin, 22 Okt 2007 15:49 WIB
Jakarta - Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan pimpinan MPR. Abbas berharap Indonesia bisa ikut serta dalam perundingan damai antara Palestina dengan Israel yang disponsori Amerika Serikat pada November 2007."Saya berharap Indonesia akan ikut ambil bagian dalam konferensi itu. Kami berharap negara Arab dan muslim memiliki satu sikap dalam konferensi tersebut," kata Abbas usai bertemu dengan Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Nusantara I lantai 9 Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/10/2007).Abbas tiba di Gedung DPR pukul 14.30 WIB dan disambut Wakil Ketua MPR Mooryati Soedibyo yang mengenakan busana muslim.Pertemuan berlangsung selama 30 menit dan tertutup. Ketua MPR Hidayat Nurwahid didampingi Wakil Ketua MPR Mooryati Soedibyo dan Aksa Mahmud. Sedangkan Wakil Ketua MPR AM Fatwa tidak terlihat.Usai pertemuan, Hidayat menjelaskan, Indonesia sangat peduli dengan terciptanya perdamaian di Palestina.Hamas Vs FatahDalam dialog itu, Hidayat mengungkapkan, Palestina juga bisa mencontoh Indonesia dalam menciptakan perdamaian dalam menghadapi konflik internal."Kita punya pengalaman menyelesaikan konflik di Aceh. Indonesia mendukung negara Palestina Hamas dan Fatah bersatu. Kita sepakat perlu ada solusi untuk Palestina," ujar mantan Presiden PKS ini.Hidayat menambahkan, posisi Indonesia diterima oleh dua faksi yang bertikai, yakni Hamas dan Fatah. Sehingga bisa saja Indonesia berperan menjadi mediator. "Ya, Indonesia bisa mengadakan semacam konferensi internasional yang mengundang kedua belah pihak. Posisi Indonesia diterima oleh Hamas dan Fatah. Namun saya, meminta agar Presiden Abbas menyelesaikan masalah di dalam negeri," imbuh dia.Usai bertemu dengan pimpinan MPR, Abbas melanjutkan pertemuan dengan pimpinan DPR. Saat ini, pertemuan masih berlangsung di ruang pimpinan DPR di Nusantara I lantai 3.
(mly/sss)











































