Judi Togel 5 Kali Sepekan Diputar di Pekanbaru
Senin, 22 Okt 2007 15:22 WIB
Pekanbaru - Mau bermain judi togel? Datanglah ke Pekanbaru Riau. Judi togel itu kini beredar bebas. Para bandar membuka perjudian togel 5 kali perputaran dalam sepekan. Peredaran judi togel kini 'bebas' di Pekanbaru dan sejumlah kota kabupaten lainnya yang ada di Riau. Judi togel yang berkiblat ke Singapura ini, tidaklah sulit untuk didapat. Datang saja ke sejumlah warung kopi, dimungkinkan di sana para pecandu dapat memesan nomor sesuai dengan keinginannya sendiri. Judi togel seakan tidak terpantau pihak kepolisian itu, tak jauh beda dengan judi-judi sebelumnya. Judi ini masih mengandalkan perputaran undian judi di Singapura. Dalam sepekan, minimal Bandar membuka perjudian selama lima hari dalam sepekan. Kondisi ini persis saat posisi Kapolri belum dijabat oleh Jendral Pol Sutanto. Perjudian togel ini dapat dibeli pada hari-hari yang telah ditentukan. Dalam sepekan, judi togel akan diputar setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu. Hanya saja sekarang ini, para agen tidak langsung menyetor kepada agen tunggalnya di Pekanbaru. Diduga ada big bos baru peliharaan sejumlah aparat dari Jakarta. Seorang agen kecil di kawasan Sukajadi kepada detikcom, Senin (22/10/2007) menceritakan, tiap kali putaran, mereka tidak langsung menyetor ke bos sebagaimana lazimnya perjudian togel sebelumnya. Namun orang suruhan agen besar yang datang mengambil hasil penjualan kupon judi. "Kalau dulu kita langsung setor ke bos besar, sekarang bos besar mengutus orang-orangnya untuk mengambil langsung hasil penjualan kupon judi ke agen-agen. Kita agen jual kupon hanya menerima fee 20 persen dari hasil penjualan kupon," terang Anggiat salah satu agen judi togel. Harga kupon judi togel ini pun tidak berubah seperti sebelumnya. Minimal para pemain judi dapat membeli Rp.1000 per kupon. Angka yang ditentukan bandar besar, untuk dua angka jitu Rp 1.000 mendapat Rp 70 ribu. Untuk tiga angka Rp 1.000 mendapat hadiah Rp 350 ribu. Sedangkan mereka yang bisa menebak empat angka jitu dengan nominal yang sama, akan menerima hadiah Rp 2 juta. "Sekarang kami lebih aman lagi dibandingkan sebelumnya. Agen penjualan kupon tidak lagi memberikan setoran ke aparat," kata Anggiat.
(cha/djo)











































