KSAD Tanya-tanya Prajurit Garuda XXIII-B yang Mau Nikah

KSAD Tanya-tanya Prajurit Garuda XXIII-B yang Mau Nikah

- detikNews
Senin, 22 Okt 2007 15:18 WIB
Bandung - Lettu Benriedin Adit tak ingin menunda pernikahnya. Anak kandung Sekjen Dephan Letjen Sjaffrie Sjamsoeddin ini siap menggelar pesta nikah meski ditugasi ke Libanon.Rencana nikah Benriedin diketahui saat dia berdialog dengan KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat, Padalarang,Bandung Barat, Senin (22/10/2007). Saat itu Djoko menyampaikan amanatnya kepada seluruh personel Garuda XXIII-B. Djoko menegaskan, pengiriman pasukan perdamaian TNI ke luar negeri adalah amanah Konstitusi. Karenanya, dia meminta pasukan Garuda XXIII-B yang akan dikirim ke Libanon menjaga nama Indonesia dengan menjalankan tugas sebaik-baiknya."TNI harus berkontribusi. Kalian ini diberangkatkan dalam tugas menjaga perdamaian dunia. Tugas kalian ini adalah tugas konstitusional," tegas Djoko.Djoko menegaskan, dalam Sapta Marga disebutkan tugas Prajurit TNI adalah menjaga tegaknya negara. Di sisi lain, konstitusi UUD 45 mengatur salah satu tugasnegara adalah menjaga perdamaian dunia.TNI, imbuh Djoko, telah ikut bertugas menjaga perdamaian dunia selama lebih dari 50 tahun. Selama ini TNI dikenal sebagai pasukan yang mampu menjalankan tugas dengan baik serta meraih banyak penghargaan nasional maupun internasional."Maka kalian harus menjalankan tugas perdamaian ini sebaik-baiknya. Siapkan diri sebaik-baiknya, ikuti petunjuk instruktur, jaga kesehatan dan jangan buatpelanggaran," tutur KSAD.Dalam kesempatan itu, Djoko juga sempat berdialog dengan seluruh pasukan yang tergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-B. "Ada halangan? Ada yang mau kawin?" tanya Djoko.Pertanyaan Djoko langsung dijawab sigap oleh Lettu Benriedin. "Siap, ada!" katanya."Mau tetap berangkat atau kawin dulu dan diganti?" tanya Djoko lagi."Siap, tetap berangkat," ujar Benriedin."Bagus! Tugas adalah kehormatan dan harga diri. Kebanggaan prajurit adalah ketika melakukan tugas secara paripurna," tegas Djoko. Dalam kunjungan itu, Djoko didampingi Wakasad Letjen Herry Tjahjana, Dankodiklat TNI AD Letjen Cornel Simbolon, Pangdam Siliwangi Mayjen George Toisutta. Pasukan Garuda XXIII-B merupakan pasukan yang disiapkan untuk berangkat ke Libanon dalam misi perdamaian PBB. Mereka akan menggantikan pasukan XXIII-A yang telah bertugas sejak November 2006 lalu. Pasukan Garuda XXIII-B akan diberangkatkan November 2007 mendatang dengan masa tugas satu tahun.Pasukan Garuda XXIII-B ini berjumlah 850 personel dari TNI AD, TNI AU dan TNI AL. Rinciannya, dari TNI AD sebanyak 528 personel, TNI AU 60 personel, TNI AL 243 personel, ditambah 16 personel dari Mabes TNI, dua orang dari Deplu dan satu orang dari Dephan. (zal/umi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait