Medan Banjir, 127 Rumah Terendam
Senin, 22 Okt 2007 12:03 WIB
Medan - Hujan yang turun di kawasan hulu, menyebabkan Sungai Babura di Medan meluap. Akibatnya, 127 rumah yang berada di Kecamatan Medan Baru, terendam air hingga ketinggian tiga meter. Warga terpaksa mengungsi.Pada hari Senin (22/10/2007) pagi, air sudah mulai surut sekitar setengah meter. Namun ratusan warga yang rumahnya berada persis di tepian sungai, masih belum bisa dimasuki. Warga umumnya berkumpul di tempat-tempat yang lebih tinggi sementara menunggu air surut, maupun mengungsi ke rumah sanak familinya."Air mulai meluap sekitar pukul sembilan malam. Begitu air masuk ke rumah, kami segera berkemas. Baru pagi ini air mulai surut, tapi rumah tetap belum bisa dimasuki," kata Ferdinand Damanik, 25 tahun, warga Kompek Perwira Menengah (Pamen) Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru.Banjir kiriman itu bersumber dari hujan deras yang turun sejak pukul 19.00 WIB di Kabupaten Deli Serdang dan Tanah Karo, yang merupakan kawasan hulu Sungai Babura. Di Medan, hujan deras berlangsung sekitar 2 jam dan turut menambah debit air sungai, sehingga meluap ke rumah-rumah penduduk.Menurut Camat Medan Baru, Johny Tarigan, pendataan yang dilakukan pihaknya sejauh ini menunjukkan banjir menyebabkan 127 rumah yang tergenang air pada empat kelurahan, Titi Rante, Titi Hulu, Darat dan Padang Bulan. Rumah-rumah itu terutama yang berada di tepian Sungai Babura. "Kita sudah memberikan bantuan awal, berupa paket mie instan. Selain itu pos kesehatan juga sudah didirikan," kata Johny Tarigan saat meninjau rumah para korban banjir di Padang Bulan.
(rul/djo)











































