Pemerkosa Bergilir Anak SMP di Lampung Berstatus Tahanan Kota
Senin, 22 Okt 2007 10:55 WIB
Jakarta -
Polisi enggan mengungkap secara gamblang kasus pemerkosaan bergilir siswi SMP di Way Kanan, Lampung. Dalihnya, pelaku dan korban masih anak-anak. Para pelaku berstatus tahanan kota dan berkas kasus telah diserahkan ke kejaksaan."Karena masih anak-anak, mereka kena tahanan kota," kata Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Agus Triwiyono kepada detikcom, Senin (22/10/2007).Namun Agus menolak memberikan rincian materi apa saja yang masih harus dilengkapi polisi agar kasus itu dapat maju ke meja hijau."Kalau dari polisi sudah lengkap, namun menurut jaksa masih kurang dan sedang dilengkapi," kilahnya.Disebut-sebut ada 10 teman pria Bunga yang terlibat pemerasan dan pemerkosaan tersebut. Namun Agus menolak menyebutkan identitas dan jumlah tersangka. "Saya tidak bisa ekspos karena masih anak-anak, jadi masih punya masa depan," elaknya.Agus membantah polisi terkesan takut mengungkap kasus itu, karena salah satu tersangka adalah cucu salah satu raja di Way Kanan. "Itu tidak benar. Buktinya sekarang berkasnya sudah di jaksa," tukasnya.Bunga, sebut saja demikian, diperkosa teman-teman SMP I Blambangan Umpu. Bunga dipaksa melayani mereka dengan ancaman akan dilaporkan ke sekolah karena berpacaran kelewat batas. Bunga yang ketakutan akhirnya terpaksa meladeni mereka.Saat Bunga dipaksa melayani teman-temannya, salah satu pelaku merekamnya dengan kamera HP. Rekaman itu kemudian dijadikan alat memeras Bunga agar Bunga harus mau terus melayani teman-temannya atau klip video itu akan disebar.Dalam rekaman video terlihat jari teman pria Bunga dimasukkan ke kemaluannya dengan paksa hingga Bunga meringis kesakitan. Teman lainnya menindih Bunga dan menciuminya. Ada 2 teman pria dalam rekaman video itu, sedangkan 1 lainnya memegang HP untuk merekam adegan.Setahun berlalu, Bunga kemudian diperas secara materi. Bunga yang kini duduk di bangku kelas 2 SMP tak sanggup memenuhinya. Alhasil rekaman video itu tersebar hingga polisi menyelidikinya.
(nal/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































