×
Ad

Bareskrim Perangi Kejahatan Siber, Ungkit Kasus Deepfake Catut Prabowo

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Selasa, 07 Apr 2026 15:33 WIB
Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Dittipidsiber Bareskrim Polri membahas penanganan kejahatan siber di era penggunaan akal imitasi (artificial intelligence/AI). Dittipidsiber Bareskrim Polri mengungkap sejumlah strategi dalam mengungkap kejahatan siber.

Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Andrian Pramudianto mengungkap sejumlah metode kepolisian dalam menangani kasus kejahatan siber (cyber crime). Hal ini disampaikan dalam dialog publik 'Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence' yang digelar Divisi Humas Polri.

"Ini strategi kami dalam penanganan tindak pidana siber. Yang pertama kalau kita adalah follow the people, yaitu pelakunya, menggunakan metode tertentu. Lalu follow the machine, atau sarana prasananya. Kita ada lab kebetulan di Subdit 3 Dittipidsiber Forensik, hanya satu-satunya yang diakui oleh Kominfo," ujar Kombes Andrian di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Andrian juga menjelaskan pihaknya mengikuti material dan teknologi yang digunakan pelaku. Dittipidsiber Bareskrim juga terus mengikuti perkembangan teknologi dalam menangani kejahatan siber.

Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Andrian Pramudianto mengungkap sejumlah metode kepolisian dalam menangani kasus kejahatan siber (cyber crime). (Adhfar AS/detikcom)

"Lalu follow the material. Material ini adalah seperti kita ketahui para pelaku ini cepat sekali bergeraknya. Hari ini ditransfer, mungkin dalam jangka waktu 1–2 menit sudah berubah jadi kripto," katanya.

Bareskrim juga berkolaborasi dengan lembaga lain dalam mengungkap kasus cyber crime, salah satu bekerja sama dengan The Federal Bureau of Investigation (FBI), badan investigasi Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS).

"Lalu yang terakhir ini mungkin follow the technology. Penyidik yang ada di Dittipidsiber terutama, kita semua terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang ada, bahkan kita bekerja sama dengan FBI, AFP, dan lain-lain," sambungnya.




(jbr/jbr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork