Lagi, Korban Tewas di Tangan Geng Motor Bandung
Minggu, 21 Okt 2007 15:35 WIB
Bandung - Biasanya, malam Minggu dilewatkan orang-orang muda dengan jalan bareng teman atau pacar. Namun, justru di malam Minggu, Putu Ogik Suwarsana (21) menjemput ajal.Dalam suatu perkelahian dengan geng motor, dada kiri Ogik ditusuk dengan benda tajam. Darah pun mengucur deras. Dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawanya melayang.Awalnya, Ogik yang merupakan pegawai bea cukai Pelabuhan Merak ini sedang berlibur di Bandung, Jawa Barat. Pada Sabtu 20 Oktober 2007 malam, dia menginap di kos temannya yang bernama Angga di Jl Ibrahim Adjie (Jl Kiara Condong), Bandung, Jawa Barat, bersama 2 temannya yakni Agung (21) dan Indra (21).Mereka lantas berniat hang out. Pada Minggu (21/10/2007) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Ogik dan teman-temannya pun meninggalkan kos. Mereka kemudian mencari taksi di Gang Masjid, Kiara Condong.Tiba-tiba ketiganya dihampiri serombongan geng motor. Ada sekitar 10 hingga 12 orang yang menaiki sekitar 6 motor. Dengan tiba-tiba pula, geng motor itu menyerang mereka bertiga. Perkelahian pun tak terhindarkan.Anggota geng motor itu lantas mengeluarkan senjata tajam. Crus!! Senjata itu ditusukkan ke dada kiri Ogik. Pria itu pun tersungkur. Teman Ogik, Agung juga terkena sambaran senjata itu di punggungnya.Ogik dan Agung awalnya dilarikan ke RS Pindad, Kiara Condong. Namun Ogik kemudian tewas, sehingga dibawa ke kamar jenazah RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sedangkan Agung, juga sempat mendapat perawatan di RSHS.Sekitar pukul 14.30 WIB, salah satu kakak perempuan Agung datang ke kamar jenazah RSHS sambil menangis histeris. "Ogik... Ogik...," kata perempuan berjaket coklat itu memanggil-manggil nama adiknya.Ketika jenazah Ogik akan diotopsi, awalnya pihak keluarga menolak. Namun setelah mendapat penjelasan dari berbagai pihak, akhirnya diizinkan juga.Ogik bukan satu-satunya korban geng motor di Bandung. Maklum, hampir setiap malam Minggu pada beberapa bulan terakhir, selalu terjadi perkelahian geng motor. Kadang terjadi juga serangan yang salah sasaran. Kasus ini ditangani oleh Polsek Kiara Condong dan Polres Bandung Tengah.
(nvt/fiq)











































