Negosiator Nuklir Iran Ali Larijani Mengundurkan Diri
Sabtu, 20 Okt 2007 18:46 WIB
Teheran - Setelah sempat mengajukan pengunduran diri berkali-kali, negosiator masalah nuklir Iran Ali Larijani akhirnya diizinkan meninggalkan tugasnya oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad. "Ketidakcocokan" menjadi alasan yang disebut-sebut sebagai alasan Ali mundur.Pengunduran Larijani disampaikan juru bicara pemerintah Gholam Hossein Elham seperti dilansir kantor berita Iran, IRNA (20/10/2007). Disebutkan Elham, posisi Larijani akan digantikan oleh Deputi Menteri Luar Negeri Iran Saeed Jalili yang dikenal dekat dengan Ahmadinejad.Bagi sebagian publik Iran, pengunduran diri pria yang sebenarnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Tinggi Kemanan Iran itu tidak terlalu mengejutkan. Dalam sebulan terakhir, rumor yang beredar menyebutkan, Larijani yang menjadi negosiator nuklir Iran sejak 2005 itu telah berkali-kali mengajukan permohonan pengunduran diri terhadap Presiden Ahmadinejad."Larijani beberapa kali telah mengajukan pengunduran diri dan akhirnya Presiden mengabulkan permintaannya," ungkap Elham megkonfirmasi.Mengenai alasan Larijani yang merasa tidak bisa bekerjasama lagi dengan Ahmadinejad dalam masalah nuklir, Elham enggan menjelaskan. Dia hanya menyebut "alasan pribadi" yang diajukan Larijani dalam surat pengunduran dirinya."Dia (Larijani) mengatakan ingin memiliki aktivitas lain dalam politik dan mengajukan beberapa kali pengunduran diri. Pengunduran diri Larijani telah diterima dan Saeed Jalili yang ditunjuk menggantikannya," kata Elham.Tanggapan beragam muncul di atas pengunduran Larijani. Pengamat Politik Mohammad Sadegh al-Hosseini mensinyalir, persetujuan yang akhirnya dikeluarkan Ahmadinejad ini sebenarnya bertujuan untuk semakin meningkatkan kontrol presiden dalam kebijakan nuklir terhadap parlemen. Hal ini terkait pemilu legislatif pada 14 Maret 2009 dan pemilihan presiden di tahun yang sama."Ini adalah langkah konsolidasi di kubu Ahmadinejad untuk menutup semua pintu bagi perbedaan," cetus Sadegh.Sementara seorang pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan fakta lain. Larijani disebut memiliki ambisi politik sendiri."Larijani ingin memiliki peran yang lebih penting dalam politik dan berharap menjadi anggota parlemen," ujar pejabat tersebut.
(bal/bal)











































