SBY-DPR Harus Drop Syamsul Bahri, Lantik Anggota Baru

SBY-DPR Harus Drop Syamsul Bahri, Lantik Anggota Baru

- detikNews
Sabtu, 20 Okt 2007 12:54 WIB
Jakarta - Permohonan penundaan pelantikan yang disampaikan Syamsul Bahri kepada Presiden SBY terus menuai kontroversi. SBY dan DPR diminta berembuk dan mendrop nama anggota KPU yang telah berstatus tersangka korupsi itu."Penyelesaiannya sangat mudah. Apa mau mengangkat orang yang berbohong atau tidak. Jadi sebaiknya ya tidak usah dilantik," kata pengamat hukum tata negara UGM Denny Indrayana kepada detikcom, Sabtu (20/10/2007).Menurut dia, pemerintah dan DPR harus berembuk membuat kesepakatan."Pemerintah dan DPR mendrop nama Syamsul lalu menyeleksi 1 orang penggantinya, selesailah," ujarnya.Denny menilai Syamsul memiliki integritas di bawah standar anggota KPU lantaran telah berbohong akan statusnya dalam kasus korupi."Kita tidak bisa memenetapkan nasib KPU ke tangan anggotanya yang berbohong," cetus dia.Syamsul Bahri melayangkan 2 surat terkait kasus korupsi yang melilitnya. Syamsul meminta Presiden SBY menunda pelantikannya sebagai anggota KPU. Dia juga mengirim surat kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji terkait klarifikasi atas statusnya. (aan/sss)


Berita Terkait