Bush Puji Indonesia Soal Myanmar, Cina & India Dikritik
Sabtu, 20 Okt 2007 07:34 WIB
Washington - Amerika Serikat (AS) memuji langkah-langkah Indonesia untuk menyelesaikan krisis politik Myanmar. Sementara Cina dan India dikritik, diminta untuk berperan lebih banyak.Selain Indonesia, Bush juga memuji Filipina, Australia, Jepang dan Singapura. "Saya minta negara-negara lan untuk mengkaji hukum dan kebijakannya, terutama tetangga terdekat Burma (Myanmar), Cina, India dan lain-lain di wilayah itu," kata Presiden AS George Bush seperti dilansir AFP, Sabtu (20/10/2007).Cina merupakan penyuplai utama senjata ke Myanmar dan lama dikritik karena kebijakan tak ikut campur urusan dalam negeri tetangga di selatan itu.Sementara India bersama-sama Myanmar ikut memerangi pemberontakan di perbatasan bersama mereka. India menolak untuk mengganggu junta, namun ikut mendesak junta untuk membebaskan ikon demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi yang mengalami tahanan rumah sejak 18 tahun lalu.Bush juga meminta junta Myanmar memberikan akses pada Palang Merah Internasional dan kelompok bantuan kemanusiaan lainnya membantu tahanan politik. Juga membiarkan Suu Kyi dan pemimpin pro-demokrasi lainnya saling berkomunikasi."Dan puncaknya, rekonsiliasi yang mensyaratkan otoritas Burma untuk melepaskan semua tahanan politik dan memulai negosiasi dengan oposisi demokratik di bawah pengawasan PBB," tandas Bush.
(aba/aba)











































