Pekerja Mogok, Transportasi Umum di Prancis Lumpuh 2 Hari
Jumat, 19 Okt 2007 15:45 WIB
Paris - Saat presidennya menghadapi kemelut rumah tangga, Prancis juga mengalami kemelut transportasi. Sudah dua hari ini sarana transportasi umum itu lumpuh karena pekerjanya menuntut hak pensiun mereka.Polisi menyebutkan, sebanyak 150 ribu orang turun ke jalan pada Kamis untuk menentang reformasi pensiun yang direncanakan Presiden Nicolas Sarkozy. Kalangan serikat pekerja menyebut 25 ribu di antaranya berada di Paris. Demikian dilansir AFP, Jumat (19/10/2007).Mereka melakukan aksi mogok atas rencana penghapusan hak istimewa pensiun. Pemerintah yang dipimpin Nicolas Sarkozy berencana menghapus hak pensiun lebih dini bagi pekerja sektor umum yaitu pensiun pada umur 50 tahun.Sejak Kamis 18 Oktober 2007 dinihari, jaringan kereta api di negeri Napoleon itu lumpuh. Hanya sedikit sekali metro dan bus yang beroperasi. Banyak warga yang hendak beraktivitas memilih untuk tinggal di rumah, berjalan kaki atau bersepeda ke kantor mereka.Hari itu ada dua dari delapan serikat pekerja yang mogok selama sehari penuh. Perusahaan kereta api SNCF pun menyatakan sangat terganggu saat warga hendak memulai aktivitas mereka.Di Paris, metro dan kereta api yang dioperasikan perusahaan RATP menyebut bahwa layanan akan terhambat sepanjang hari ini. Hanya sepertiga metro yang akan melintas pada pagi hari.Museum TutupAksi mogok ini juga menghambat turis yang ingin menikmati pesona museum di Paris. Sejumlah museum terpaksa ditutup, antara lain Museum Louvre dan Musee d'Orsay. Sementara Opera de Paris dan sejumlah teater komedi membatalkan pertunjukannya.Aksi mogok ini juga diperkirakan bakal menghambat pertandingan rugby di Paris. Dalam kejuaraan dunia itu, Prancis bertanding melawan Argentina untuk posisi ketiga. Sementara pada final yang berlangsung Sabtu besok, Afrika Selatan bertanding melawan Inggris.Pertandingan Jumat malam digelar di Stadion Parc de Princes di barat daya Paris. Lokasi ini dilintasi oleh jalur metro. Namun SNCF memastikan, suporter Inggris akan dilayani metro Eurostar untuk menuju ke stadion ini.
(fiq/nrl)











































