Malam Minggu, Kalideres Dijubeli Arus Balik dari Sumatera

Malam Minggu, Kalideres Dijubeli Arus Balik dari Sumatera

- detikNews
Jumat, 19 Okt 2007 14:53 WIB
Jakarta - Sejak H+4 Lebaran, Terminal Kalideres Jakarta sudah ramai arus balik dari Sumatera. Pada malam Minggu besok, terminal itu diperkirakan bakal lebih ramai lagi.Malam Minggu 20 Oktober 2007 bertepatan dengan H+7. Saat itulah diperkirakan sebagai puncak arus balik. Orang-orang yang datang dari Sumatera akan mendominasi terminal tersebut. Maklum, 70 persen bus di Terminal Kalideres mempunyai tujuan Sumatera."Yang dari Sumatera diperkirakan puncaknya pada H+7. Mereka kemungkinan datang pada malam Minggu dan Minggu dini hari dari jam 1-7 pagi. Kalau kenaikan kedatangan penumpang dari Sumatera sih sudah mulai sejak H+4," kata Kepala Regu II Termimal AKAP Kalideres Rudolf Gultom di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (19/10/2007).Data di posko terminal menunjukkan, lonjakan penumpang yang datang sudah terjadi sejak H+3 yakni Selasa 16 Oktober, sebanyak 12.895. Pada H+4 ada 17.687 penumpang, dan pada H+5 terdapat 19.082 penumpang. Untuk Jumat ini, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 tercatat 4.802 penumpang.Lonjakan kedatangan penumpang pada H+3, kebanyakan berasal dari jarak dekat seperti Banten, Merak, Sukabumi, dan Banjar.Rudolf menambahkan, moda angkutan bus umum masih menjadi pilihan angkutan Lebaran, terutama bagi para pemudik asal Sumatera. Hal itu terlihat dari kenaikan jumlah pemudik tahun 2007 ini yang mencapai angka 30.839 orang."Kalau yang ke Jawa banyak yang pakai sepeda motor. Tapi kalau ke Sumatera sepeda motor paling jauh hanya sampai Lampung, jarang yang sampai terus," tambahnya.Rudolf mengaku menerima pengaduan dari penumpang yang mengeluhkan keterlambatan bus hingga 2 jam. Keterlambatan itu terjadi lantaran bus tertahan di Pelabuhan Bakauheni."Terlambat 2 jam di Bakauheni sih wajar. Orang pada berebut menyeberang. Bahkan saya pernah sampai 6 jam," cetusnya.Pada pukul 14.30 WIB, Terminal Kalideres tampak sepi. Arus balik tidak tampak sama sekali. Hal itu dikarenakan waktu-waktu kedatangan terjadi pada dini hari. Hal itu terjadi karena mereka berangkat dari wilayah Sumatera pada pagi atau siang hari."Kalau mau lihat yang ramai datang ke sini jam 03.00 WIB. Saat itu mereka pada datang. Kalau sekarang sih sepi," tutup Rudolf. (nvt/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads