Brimob Polda Metro Bantu Pengamanan Objek Vital SPBE Cimuning yang Terbakar

Brimob Polda Metro Bantu Pengamanan Objek Vital SPBE Cimuning yang Terbakar

Devi Puspitasari - detikNews
Kamis, 02 Apr 2026 16:47 WIB
Brimob Polda Metro Bantu Pengamanan Obvit SPBE Cimuning yang Terbakar.
Brimob Polda Metro Bantu Pengamanan Obvit SPBE Cimuning yang Terbakar. (Dok. Istimewa)
Bekasi -

Personel Batalion D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan pengamanan dan penanganan kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita, Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Hal ini dalam menjaga keamanan dalam proses penanganan objek vital di lokasi.

Kebakaran itu terjadi pada Kamis (2/4/2026) dini hari. Kebakaran di fasilitas gas elpiji tersebut dapat dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran, sementara aparat memastikan kondisi tetap aman bagi masyarakat sekitar.

"Selain membantu pengamanan lokasi, personel Brimob juga mengatur arus lalu lintas di sekitar area kebakaran guna menghindari kemacetan dan memberikan ruang bagi kendaraan pemadam kebakaran," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, dalam keterangannya, Kamis (2/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan kehadiran Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menangani situasi darurat yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat. Penanganan kebakaran di objek vital seperti SPBE membutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisasi.

"Kehadiran personel di lapangan juga dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Proses pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WIB sebelum akhirnya dinyatakan aman oleh petugas damkar. Selanjutnya, Tim Inafis melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Dari hasil pemantauan, situasi di sekitar lokasi berangsur normal dan aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa," tutupnya.

Polri mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan dengan risiko tinggi seperti penyimpanan bahan bakar. Warga diminta segera melapor apabila menemukan indikasi bahaya melalui call center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti dan mencegah kejadian serupa terulang.

(dvp/mea)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads