Kebakaran melanda stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Bekasi, hingga mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar 90%. Polisi mengerahkan laboratorium forensik (labfor) mengusut penyebab kebakaran tersebut.
"Penyebab kebakaran yang disertai ledakan dan semburan api tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi dengan melibatkan labfor untuk menemukan penyebab kejadian," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi wartawan, Kamis (2/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan kebakaran tersebut berdampak pada bangunan rumah, warung, toko, dan gudang rongsok yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah bangunan rusak parah.
"Selain itu, kebakaran juga berdampak pada bangunan warga, meliputi rumah, kontrakan, toko, warung, dan gudang rongsok, dengan sejumlah bangunan mengalami kerusakan sedang hingga rusak parah," tuturnya.
Diketahui, kebakaran di SPBE Cimuning Kota Bekasi dilaporkan terjadi pada Rabu (1/4) pukul 21.08 WIB. Api sudah padam sekitar pukul 03.45 WIB pagi tadi.
Sebanyak 15 orang terluka dan beberapa korban dilaporkan mengalami luka bakar hingga 90 persen. Para korban kini telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit (RS) untuk mendapatkan penanganan medis intensif karena luka yang diderita cukup parah.
(dvp/eva)










































