SBY Jangan Repot-repot, Lantik Saja Syamsul

SBY Jangan Repot-repot, Lantik Saja Syamsul

- detikNews
Jumat, 19 Okt 2007 11:04 WIB
Jakarta - Presiden ragu-ragu akan melantik 7 orang anggota KPU karena Syamsul Bahri mengirim surat meminta pelantikannya ditunda. Kalangan DPR pun geram. Presiden diminta segera melantik. Penundaan hanya akan merusak sistem."Sekarang bola ada di Presiden. DPR sudah bekerja. Dilantik saja, nanti kalau terbukti salah, ya diganti aja. Gitu aja kok repot," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Taufikurrahman Saleh pada detikcom, Jumat (19/10/2007).Menurut politisi PKB ini, Presiden harus berpikir strategis dalam menghadapi kasus ini. Selain itu pertimbangan waktu pemilu yang semakin dekat harus menjadi perhatian tersendiri agar kerja-kerja KPU untuk persiapan pemilu dapat dikerjakan dengan maksimal."Kita harus berpikir strategis. Jangan hanya karena ada surat dari satu anggota, Presiden menunda pelantikan. Ini nggak bener. Ini akan merusak sistem. Ketegasan SBY sedang diuji," tambahnya.Terkait kasus yang melilit Syamsul, Taufik meminta pihak penegak hukum segera memastikan status hukum Syamsul. langkah cepat pihak penegak hukum sangat dibutuhkan demi kepastian dan supremasi hukum. "Katanya sekarang era supremasi hukum, ya cepat diputuskan. Kasus ini kan sudah lama. Apa sih yang repot. Kalau salah ya segera ditetapkan. Kalau tidak ya direhabilitasi," pungkas Taufik. (yid/nrl)


Berita Terkait