Gempa M 7,6 di Bitung Dirasakan hingga Ternate, Gereja dan 2 Rumah Rusak

Gempa M 7,6 di Bitung Dirasakan hingga Ternate, Gereja dan 2 Rumah Rusak

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 02 Apr 2026 08:17 WIB
Ilustrasi Gempa
Foto: Ilustrasi gempa (Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Jakarta -

Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 di Bitung dirasakan hingga di Kota Ternate, Maluku Utara. Guncangan gempa tersebut membuat bangunan gereja di wilayah Kota Ternate porak-poranda.

Berdasarkan data awal yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa yang dirasakan di Ternate menimbulkan kerusakan skala ringan hingga sedang. BNPB mencatat satu unit gedung gereja di Kecamatan Pulau Batang Dua mengalami kerusakan.

Dalam rekaman video yang dibagikan oleh BNPB, terlihat bangunan gereja porak-poranda. Puing-puing bangunan berserakan di dalam gereja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerusakan juga dialami dua unit rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan. Sementara itu, di Kota Bitung, pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran persnya menyampaikan hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB.

ADVERTISEMENT

"Kedua gempa susulan tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, namun tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak," kata Abdul Muhari, Kamis (3/4/2026).

Peringatan Dini Tsunami

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara pada pukul 05.48 WIB pagi tadi. Pusat gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya, serta juga dirasakan kuat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, yang menyebabkan masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan pemantauan sistem peringatan dini, telah terdeteksi gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil, yakni sekitar 0,3 meter di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB. Meskipun relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi.

Sehubungan dengan hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, tetap menjauhi pantai dan tidak kembali ke area rawan sebelum ada pernyataan resmi aman dari pemerintah. Masyarakat juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan dari aparat setempat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pemantauan dan pembaruan informasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Saksikan Live DetikPagi:

(mea/maa)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads