Myanmar Tidak Jawab Tawaran RI

Myanmar Tidak Jawab Tawaran RI

- detikNews
Kamis, 18 Okt 2007 19:35 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia menawarkan diri membantu Myanmar membangun demokratisasi. Namun tawaran ini tidak mendapat respons khusus dari junta militer ini.Hal ini tersirat dalam surat balasan pimpinan junta militer Myanmar Jenderal Than Shwe kepada Presiden SBY. Menurut Menlu Hassan Wirajuda, Myanmar menghargai pengertian yang diberikan Indonesia."Sudah ada jawaban dari Than Shwe yang pada dasarnya memahami pengertian Indonesia yang melihat permasalahan Myanmar dalam berbagai dimensinya. Walaupun, tidak secara khusus menyebutkan apa yang perlu dilakukan Indonesia," kata Hassan di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (18/10/2007).Menurut Hassan dalam surat pertama untuk Than Shwe, SBY menyampaikan penghargaan atas respons Myanmar yang mau menerima kunjungan utusan khusus PBB Ibrahim Gambari. Junta Myanmar juga mau memfasilitasi pertemuan Gambari dengan aktivis pro demokrasi Aung San Suu Kyi."Presiden SBY menawarkan apa yang Indonesia bisa bantu menangani proses lebih lanjut setelah pengutukan-pengutukan terhadap peristiwa yang terjadi di Myanmar," ujar Hassan.Menurut Hassan, pemerintah mendukung langkah maju di Myanmar. Indonesia juga mendukung langkah Gambari, negara-negara ASEAN dan yang lainnya untuk menjalin komunikasi dengan Myanmar."Itu yang diperlukan Gambari, makanya dia juga berkunjung ke Thailand, Malaysia, Indonesia, India dan Cina," pungkasnya. (fay/ndr)


Berita Terkait