Bertemu di Jepang, Prabowo Undang PM Sanae Juga Kunjungi RI

Bertemu di Jepang, Prabowo Undang PM Sanae Juga Kunjungi RI

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 31 Mar 2026 13:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi menemui PM Sanae Takaichi di Tokyo, Jepang. Prabowo pun mengundang Sanae turut mengunjungi Indonesia. (Firda/detikcom)
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi menemui PM Sanae Takaichi di Tokyo, Jepang. Prabowo pun mengundang Sanae turut mengunjungi Indonesia. (Firda/detikcom)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi menemui Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi di Tokyo, Jepang. Prabowo pun mengundang Sanae turut mengunjungi Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam sesi joint press statement Prabowo dan Sanae seusai pertemuan bilateral di Istana Akasaka, Tokyo, Jepang, Selasa (31/3/2026). Prabowo mengapresiasi sambutan hangat Jepang kepadanya.

"Sekali lagi, saya sangat merasa dihormati oleh pemerintah dan oleh bangsa Jepang," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo lantas mengundang Sanae untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Dia menegaskan akan memberikan sambutan hangat yang serupa

"Dan saya ingin mengundang yang mulia perdana menteri Jepang, Yang Mulia Takaichi Sanae untuk berkunjung resmi di Indonesia dan kami akan menyambut juga dengan hangat," katanya.

Di samping itu, Prabowo juga mengucapkan selamat atas kemenangan Sanae di pemilu Jepang. Sanae kembali menjabat PM setelah menang telak di pemilu beberapa waktu lalu.

"Juga kesempatan ini saya sampaikan sebagai sesama politisi, saya ucapkan selamat atas kemenangan Yang Mulia dengan sangat besar dalam pemilihan yang baru dilaksanakan di Jepang," katanya.

Diketahui, Prabowo melakukan kunjungan resmi perdana ke Jepang selama 29-31 Maret 2026. Prabowo mengawali kunjungan dengan menemui Kaisar Naruhito di Imperial Palace, Tokyo, pada 30 Maret. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan PM Jepang di Istana Akasaka hari ini.

Tonton juga video "Prabowo: Semua Mobil-motor Pakai Listrik, Orang Kaya Silakan Isi Bensin"

(fca/whn)


Berita Terkait