Lab Sosial Sains di Akpol akan Gunakan AI-Coding, Taruna Dituntut Mahir Digital

Lab Sosial Sains di Akpol akan Gunakan AI-Coding, Taruna Dituntut Mahir Digital

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 30 Mar 2026 19:59 WIB
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Akpol, Semarang, Senin (30/3/2026).
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Akpol, Semarang, Senin (30/3/2026). (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah (Jateng) akan menggunakan fitur artificial intelligence (AI) dan sistem coding. Polri mendorong taruna Akpol menguasai teknologi digital.

"Laboratorium sosial sains kepolisian itu sudah berbasis AI, coding dan teknologi digital," kata Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Senin (30/3/2026).

Komjen Dedi mengatakan sistem pendidikan kepolisian harus modern dan inovatif. Metode pembelajaran konvensional, tambah dia, akan sulit atau kurang menarik untuk diikuti taruna yang merupakan generasi Z atau Gen Z.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita nggak bisa lagi ngajari taruna secara konvensional, makanya tidur saja taruna itu nanti," tutur Komjen Dedi.

Mantan Kadiv Humas Polri ini menyebut memajukan lembaga pendidikan Polri adalah tantangan. Dan kemajuan pendidikan Polri adalah tanggung jawab bersama.

"Ini tantangan dan tanggung jawab kita semuanya," ucap Komjen Dedi.

Dia berharap kemajuan lembaga pendidikan kepolisian dapat memberi sumbangsih bagi peningkatan indeks pembangunan manusia Indonesia. Komjen Dedi juga berharap dilakukan indeks profesionalisme Polri ke depannya.

"Makanya indeks pembangunan manusia Indonesia harus mengalami peningkatan. Nanti di Akpol juga kita punya indeks profesionalisme Polri, harus kita ukur tiap tahunnya untuk melakukan peningkatan," tutur Komjen Dedi.

"Di era AI, di era coding itu kemampuan matematika itu, logically itu merupakan suatu keharusan. Taruna harus diajarkan seperti itu," pungkas dia.

Lihat juga Video: Kemendikdasmen Segera Luncurkan Kurikulum Coding dan AI

Halaman 2 dari 2
(aud/rfs)


Berita Terkait