Bertemu Hassan, Gambari Usul Myanmar Diberi Insentif
Kamis, 18 Okt 2007 14:09 WIB
Jakarta - Utusan khusus PBB untuk Myanmar Ibrahim Gambari sebelum menyampaikan pesan khusus Sekjen Ban Ki-Moon kepada Presiden SBY bertemu dengan Menlu Hassan Wirajuda. Mereka berdiskusi bagaimana cara kerjasama dengan penguasa Mymar sehingga tercapai perdamaian.Gambari mengusulkan dilakukannya kombinasi dorongan yang kuat dalam melakukan tindakan tepat dengan beberapa insentif. Namun tak disebutkan berupa apa insentif itu. "Ini untuk menunjukkan bukan untuk menghukum Myanmar, tetapi untuk berkerjasama," kata Gambari di Kantor Deplu di Jl Penjambon, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2007).Menurut Gambari, pertemuannya dengan Hassan dalam rangka mendiskusikan bagaimana melakukan kerjasama dengan penguasa di Myanmar sehingga dapat tercapai tujuan perdamaian, demokratisasi dan kepedulian terhadap hak asasi manusia. Gambari menjelaskan, kunjungannya kali ini merupakan bagian dari misinya dalam menyampaikan pesan Sekjen PBB ke Presiden SBY. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Sidang Majelis Umum PBB di New York beberapa waktu lalu."Dan tentu saja langkah selanjutnya adalah mengintensifkan kerjasama dan dukungan dari negara-negara ASEAN, menjelang pertemuan di Singapura pada 19 hingga 21 November mendatang," imbuh Gambari.Sementara itu Hassan Wirajuda mengatakan hasil kunjungan Gambari ke Myanmar pada awal Oktober lalu penting diketahui oleh Indonesia dan negara ASEAN lainnya. Hal ini akan mendukung langkah ke depan dalam upaya mendorong demokratisasi di Myanmar."Penting bagi Indonesia dan ASEAN untuk memperoleh insight dari hasil kunjungan Profesor Gambari yang sudah dilaporkan khususnya pada dewan keamanan PBB," imbuh Hassan.
(mly/nrl)











































