Jabar Masuk Kategori Tinggi di Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025

Jabar Masuk Kategori Tinggi di Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025

Shalli Irda - detikNews
Senin, 30 Mar 2026 15:01 WIB
Umat islam menunaikan shalat Idul Fitri 1447 H di pelataran Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah untuk pertama kalinya di area Gedung Sate yang diikuti r
Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI
Jakarta -

Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jawa Barat pada 2025 tercatat 79,43 dan masuk kategori tinggi. Capaian ini mencerminkan hubungan antar umat beragama yang toleran dan harmonis.

Kepala Bappeda Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, IKUB menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam mitigasi konflik sosial bermotif agama. Kondisi yang stabil juga dinilai mampu menciptakan rasa aman bagi investor dan pelaku ekonomi.

Skor IKUB Jawa Barat tersebut berada di atas rata-rata nasional yang mencapai 77,89. Hal ini menunjukkan tingkat kerukunan di wilayah tersebut relatif lebih baik dibandingkan secara nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dedi, capaian ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi sosial hingga kebijakan pemerintah daerah. Program pembinaan kelembagaan dan kegiatan lintas agama turut berkontribusi dalam menjaga harmoni.

"Hubungan sosial masyarakat relatif harmonis dan saling menghargai dalam pelaksanaan ibadah. Konflik keagamaan yang berskala besar tergolong minim," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2026).

Selain itu, keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota juga dinilai berperan penting. Lembaga ini aktif menjaga stabilitas sosial dan memperkuat komunikasi antar umat beragama.

Interaksi sosial masyarakat dari berbagai latar belakang agama juga menjadi faktor pendukung. Hal ini memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas kerukunan di tengah masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga terus mendorong berbagai kebijakan yang memperkuat harmoni sosial. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan kerukunan antar umat beragama di wilayahnya.

Simak juga Video Prabowo soal Terowongan Silaturahmi: Simbol Kerukunan Umat Beragama

(akn/ega)


Berita Terkait