Kronologi Pembunuhan Ibu Tiri di Dalam Koper
Rabu, 17 Okt 2007 17:55 WIB
Jakarta - Chan Cheung alias Stephen (30) mengaku telah membunuh ayah kandung dan ibu tirinya. Mengenai kronologinya, pun tidak ragu-ragu membeberkannya. Gayanya cuek dengan tampang tidak merasa bersalah.Begitu diminta kronologi pembunuhan terhadap Chan Kwok King alias Ricky dan Susilowati Liana alias Lili, Stephen langsung lancar menuturkannya kepada wartawan saat ditemui di Mapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (17/10/2007)."Papa (Ricky) saat itu lagi tiduran," ujar Stephen. Tempatnya di lantai 6 di Lokasari Sauna, Jl Mangga Besar Raya No 81 A, Kelurahan Tangki Taman Sari.Stephen kemudian dibantu Yusuf Supriyadi serta Suhendra alias Ompong membekap Ricky dengan menggunakan bantal hingga meninggal. Namun saat membekap Ricky, tiba-tiba Lili, sang ibu tiri, masuk.Mulut Lili langsung dibekap. Kemudian Lili dimasukkan ke kamar mandi. Beberapa menit setelah itu, Lili dikeluarkan dari kamar mandi dan langsung dipukul tengkuknya dengan tongkat bisbol.Lili pun kemudian dimasukkan ke dalam kopor. Lili pada saat itu masih dalam keadaan bernyawa. Bahkan sebelum dimasukkan ke kopor, Lili yang disebut-sebut sedang hamil 3 bulan itu sempat berteriak-teriak memohon agar tidak dibebaskan. Namun teriakannya tidak dipedulikan.Sementara itu, Yusuf dan Ompong dijanjikan uang Rp 50 juta. Stephen juga meminta tolong kepada Slamet dan Dapit Widarto yang merupakan karyawan sauna agar membuang jasad lili di Tanjung Priok.Lili kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sebuah koper yang ditemukan di Kali Ancol.
(mly/sss)











































