Misteri Rancaekek
Mulut dan Hidung Valentino Membiru Saat Ditemukan Tewas
Rabu, 17 Okt 2007 10:59 WIB
Bandung - Warga di Jalan Seroja IV, Perumahan Bumi Rancaekek Kencana, Bandung, melihat adanya keanehan di beberapa bagian tubuh Valentino Metrodeus Trey Theodore (3) dan Maria Karmelia (3 bulan) yang tewas misterius.Tetangga korban, Nina (26), yang rumahnya berada di seberang rumah keluarga malang itu, melihat bagian mulut dan hidung Valentino membiru. Sementara di lubang hidung bagian kanan Maria terlihat lendir berwarna bening. Sementara di mulutnya terlihat bekas muntahan susu."Seluruh badan dua anak itu basah kuyup. Mulut dan hidung Valentino biru, agak aneh. Kalau Maria ada lendir di hidung kanan," tutur Nina yang ditemui di rumahnya, Rabu (17/10/2007).Nina mengetahui peristiwa yang menimpa tetangganya itu setelah pintu rumahnya pada pukul 03.20 WIB, Selasa 15 Oktober diketuk keras oleh Panca, suami Erna Johan, bibi dua bocah tersebut. Nina kemudian mendengar jeritan keras dari rumah tetangganya tersebut. Dia dan suaminya lalu bergegas ke rumah tersebut. Saat itu dia melihat tubuh Valentino dan Maria berada di kursi panjang dalam keadaan basah kuyup dan sudah tidak bernyawa.Namun dia buru-buru balik ke rumahnya setelah mendengar tangisan anaknya. Tidak berapa lama kemudian, saat dia kembali ke rumah tersebut, sejumlah warga sudah berkumpul.Sementara ibunda Valentino dan Maria, Cucu, tampak menangis histeris. Para tetangga kemudian bertanya kepada keluarga tersebut siapa yang menemani kedua anak itu tidur. Diketahui selama ini kedua anak itu tidur bersama Erni Johan (47), kakak kandung Setiawan Johan, suami Cucu.Warga kemudian mencari Erni. Erni kemudian ditemukan mengambang di dalam sumur yang berada di belakang rumah tersebut.Namun warga tidak berani mengangkat mayat Erni hingga polisi datang sekitar pukul 04.00 WIB.Nina mengaku terakhir kali bertemu Erni dan kedua anak tersebut Senin pukul 09.30 WIB. Saat itu Erni tengah menjemur Maria yang masih bayi."Saya biasa ngobrol, anak-anak itu juga sehat-sehat. Saya tanya kapan diimunisasi. Anak-anak itu memang dirawat Ci Erni," kata Nina.Selama ini, imbuh Nina, keluarga besar Johan dikenal ramah dengan para tetangga. Meski di rumah tersebut tinggal tiga keluarga, Nina mengaku tidak pernah mendengar adanya keributan.
(umi/nrl)











































