Bajak Laut Meningkat 2007 ini, Tapi Selat Malaka Agak Tenang

Bajak Laut Meningkat 2007 ini, Tapi Selat Malaka Agak Tenang

- detikNews
Selasa, 16 Okt 2007 16:21 WIB
Kuala Lumpur - Serangan bajak laut meningkat 14 persen tahun 2007 ini. Kasus terbanyak muncul di Somalia dan Nigeria.Badan Maritim Internasional atau The International Maritime Bureau (IMB) melaporkan 198 kejadian muncul dalam 9 bulan pertama 2007. Pada periode yang sama, tahun 2006 lalu, hanya 174 kasus. Somalia sendiri mencatat rekor 26 serangan."Tingkat kekerasan di wilayah berisiko tinggi pembajakan sudah tak bisa diterima," kata Direktur IMB Pottengal Mukundan seperti dilansir AFP, Selasa (16/10/2007)."Bajak laut di Somalia beroperasi kebal dari hukum, merampas ratusan kapal yang bermil-mil dari pantai dan menyandera kapal dan kru sebagai tebusan, secara terang-terangan tanpa bersembunyi," imbuh Mukundan.Tahun ini, 15 kapal telah dibajak, 3 kru kapal dibunuh, 172 kru disandera, 63 kru diculik dan 21 kru diserang. 9 Bulan pertama 2007 ini juga menggambarkan sejumlah besar serangan dilaporkan terjadi di Afrika Timur. Nigeria juga mengalami peningkatan yang drastis. "Meski memiliki Angkatan Laut dan kepolisian yang kuat, Nigeria gagal mengendalikan peningkatan serangan langsung terhadap kapal-kapal di sektor perminyakan. Kelompok-kelompok kriminal mengaku memiliki motif politik untuk membajak dan menculik kru," kata Mukundan.Pada saat yang sama, Selat Malaka yang terletak di antara Indonesia dan Malaysia malah agak tenang. Banyak kasus pencurian dengan kekerasan terjadi di pelabuhan, bukan di lautan."Peningkatan ini adalah hasil kerjasama antara negara-negara yang berbatasan dan jerih payah Indonesia," tandas Mukundan. (aba/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads