Amerika Serikat (AS) pernah dipimpin oleh presiden yang menjabat selama 31 hari saja. Dialah Presiden ke-9 AS, William Henry Harrison. Sang presiden meninggal karena penyakit pneumonia.
Dilansir ensiklopedia Britannica, Henry lahir pada 9 Februari 1773 di Charles City County, Virginia. Sebelum menjadi presiden, ia pernah menjabat gubernur wilayah dan perwira militer.
Harrison saat itu dikenal sebagai politikus Partai Whig yang kerap mengampanyekan perlawanan terhadap suku Indian. Namun justru inilah yang mengantarkannya ke panggung politik nasional. Ia juga dicitrakan sebagai sosok presiden yang sederhana dan penduduk perbatasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Popularitasnya semakin naik di tengah depresi ekonomi pada 1837. Citranya sebagai orang sederhana terus dimunculkan. Strategi ini berhasil membuat ia memenangi 234 suara elektoral, mengalahkan 60 suara yang diperoleh calon presiden petahana Van Buren.
Harrison kemudian menjabat presiden pada 4 Maret 1841. Saat dilantik, Harrison telah terkena flu.
Flu itu kemudian terus berkembang menjadi pneumonia. Sang presiden meninggal pada 4 April 1841 atau 31 hari saja sejak dilantik.
Ia kemudian disemayamkan di Capitol dan dimakamkan di Washington. Dua bulan kemudian, pada bulan Juni, jenazahnya dimakamkan kembali di North Bend, Ohio.
Simak juga Video 'Trump: Iran Sedang Negosiasi Perang tapi Takut Mengatakannya':
(rdp/imk)










































