Safari Lebaran, Eksperimen Kalla

Safari Lebaran, Eksperimen Kalla

- detikNews
Selasa, 16 Okt 2007 13:43 WIB
Jakarta - Safari Lebaran Jusuf Kalla diduga untuk memperluas basis politiknya menjelang 2009. Namun yang menarik, manuver Kalla diyakini bisa menurunkan suhu politik yang sempat memanas.Upaya memperluas basis kekuasaan Kalla terlihat dari tokoh-tokoh yang dikunjungi Kalla, termasuk kompetitornya, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung."Kalau dilihat dari tokoh yang didatanginya, jelas Kalla ingin memperluas wilayah tampilannya, terutama di Pulau Jawa. Misalnya dengan tokoh Orba, kepala suku TNI, dan kepala daerah," tutur Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari kepada detikcom, Selasa (16/10/2007).Selama ini, imbuh Qodari, Kalla identik dengan tokoh Sulawesi. Sementara dia cukup menyadari pemilih bukan hanya ada di Sulawesi, tapi tersebar di Sumatera, Kalimantan, Jawa dan daerah-daerah lainnya. "Jadi dia pelan-pelan ingin menunjukkan bukan hanya tokoh Indonesia Timur saja," katanya.Namun apakah manuver ini mampu mendongkrak popularitasnya, Qodari menilai semuanya tergantung bagaimana Kalla membangun komunikasi politik. Apakah dia bisa memberi keyakinan warga di berbagai daerah bahwa dia bukan hanya sosok yang mewakili Sulawesi, tapi juga wilayah-wilayah lainnya. "Ini (safari Lebaran) bagian eksperimen Kalla," tegasnya,Namun di sisi lain, imbuh Qodari, Kalla terlihat ingin mengerem situasi politik yang sempat memanas sebelum puasa. Saat itu dinamika politik sangat tinggi, mulai dari Rakernas PDIP yang mengkritik pemerintah dan deklarasi capres Sutiyoso."Kalla tampaknya khawatir kalau situasi panas akan tercipta instabilitas yang buntutnya akan mempengaruhi ekonomi. Kalau ekonomi terganggu, kinerja pemerintah juga akan terganggu, sehingga peluangnya memperoleh suara nanti tidak sesuai harapan," beber Qodari.Dengan alasan silaturahmi Lebaran, Kalla berharap pihak-pihak yang mengkritik pemerintah bisa sedikit mengeremnya. "Dia ingin membuat situasi lebih tenang," ujarnya. (umi/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads