Pemkot Mataram Kaji Kebijakan Gowes ke Kantor untuk Hemat BBM

Pemkot Mataram Kaji Kebijakan Gowes ke Kantor untuk Hemat BBM

Nathea Citra - detikNews
Rabu, 25 Mar 2026 21:09 WIB
Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, saat diwawancarai di Mataram, usai halal bihalal, Rabu (25/3/2026). Nathea Citra/detikBali
Foto: Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri (Nathea Citra/detikBali).
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah mengkaji kewajiban menggunakan sepeda kayuh atau gowes para pegawai saat pergi ke kantor. Pemkot menyebut hal ini sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah krisis global yang terjadi.

Dilansir detikBali, Rabu (25/3/2026), hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri. Alwan mengatakan kebijakan tersebut masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, khususnya terkait rencana work from home (WFH).

"Kami lagi mengkaji (WFH dari pusat) itu, kami menunggu SOP-nya," kata Alwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan karakteristik Kota Mataram yang memiliki jarak antarkantor pemerintahan relatif dekat dinilai mendukung penerapan sepeda sebagai moda transportasi dinas, terutama bagi pejabat. Nantinya ada kewajiban menggunakan sepeda pada hari-hari tertentu.

"Bersepeda, tapi (penggunaannya) di hari-hari tertentu. Ketika kami sudah ada keputusan WFH dari pemerintah pusat, Pak Wali sudah ambil kebijakan barusan. Beliau sampaikan kebijakan bahwa pejabat, khususnya eselon 2, 3, 4, akan bersepeda dari rumah ke kantor," ujarnya.

Pemkot Mataram juga masih menghitung radius jarak tempuh yang memungkinkan untuk penerapan kebijakan tersebut, menyesuaikan dengan kebijakan WFH jika resmi diberlakukan.

Baca berita selengkapnya di sini.

(whn/eva)


Berita Terkait