Hilangnya Senyuman Adi di Kalibaru
Senin, 15 Okt 2007 23:01 WIB
Jakarta - Adi (9) tampak mengais-ngais abu di puing-puing rumahnya yang habis terbakar. Kebakaran selama 4,5 jam nyaris menghabiskan seluruh rumah di kawasan RW 08 dan RW 10 Kelurahan Kalibaru, kecamatan Cilincing, Jakarta Utara."Mainan saya habis semua, Om," katanya dengan nada sedih pada detikcom di lokasi kebakaran. Senin (15/10/2007).Bukan hanya mainan tetapi seluruh buku dan pakaian Adi juga ludes dilalap si jago merah.Adi tidak sendiri, ratusan anak kehilangan tempat tinggalnya pagi ini. Sekitar 672 rumah beserta isinya terbakar habis pada pukul 04.30 WIB tadi. Jarak antar rumah yang sangat rapat membuat api dengan mudah menyebar.Malam ini Adi dan teman-temannya terpaksa menginap di tenda-tenda peleton yang disediakan PMI. Menyedihkan memang, saat anak-anak lain masih berbahagia dalam suasana Lebaran, Adi dan teman-temannya harus kehilangan tempat tinggal.Di sekitar lokasi kebakaran, PMI Jakarta Utara telah membangun dapur umum dan menyediakan lima buah tenda peleton yang mampu menampung sekitar 350 warga. Selain itu Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta membantu menyediakan satu unit WC berjalan. ditambah bantuan makanan dan minuman dari posko yang didirikan oleh beberapa partai."Tadi udah makan, Om. Dikasih nasi sama yang di depan (PMI)," katanya sambil tak henti-hentinya mengais tumpukan abu berharap ada sisa mainannya yang bisa diselamatkan.Tinggal di pemukiman padat memang rentan kebakaran. Rapatnya rumah dan sulitnya akses pemadam kebakaran untuk menjangkau lokasi membuat seringkali kebakaran menghabiskan ratusan rumah.Warga juga seringkali menolak anjuran Pemda untuk pindah dan menempati rusun yang telah disediakan. Mereka memilih tinggal di pemukiman padat yang sesak.Kalau terus begini, mungkin besok atau lusa akan ada Adi-Adi lainnya.
(rdf/bal)











































