Pemudik Lokal Masih Padati Nagrek
Minggu, 14 Okt 2007 22:23 WIB
Jakarta - Banyaknya pemudik lokal dan wisatawan dari Bandung menuju Garut, Tasikmalaya dan kawasan sekitarnya, membuat jalur selatan terutama di Nagrek padat merayap. Kendaraan hanya bisa dipacu rata-rata 10 Km/jam.Selain itu jalur yang sempit, berliku dan menanjak membuat para pengendara harus ekstra hati-hati melintasi jalur ini.Hingga pukul 22.00 WIB, kepadatan masih terus terjadi. Padahal sejak Minggu (14/10/2007) siang, kemacetan sudah terjadi. Volume kendaraan mau tak mau membuat kepadatan tak terhindarkan di H+1 Lebaran ini."Kepadatan kendaraan dari tadi siang sampai sekarang," kata Aiptu Ade Koswara, petugas informasi di Polsek Nagrek ketika dihubungi detikcom.Menurut Ade, kepadatan ini diperkirakan akan berlangsung hingga tengah malam nanti. "Mungkin di atas pukul 23.00 WIB baru berkurang," ujarnya.Ade menambahkan, akibat kemacetan panjang yang terjadi sejak siang, banyak kendaraan pemudik yang mengalami kerusakan dan mogok. Hal ini semakin memperparah arus lalu lintas.Meski begitu, petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan sudah mengantisipasi hal ini. 4 Mobil derek berbagai ukuran sudah disiapkan."Saya tidak tahu berapa jumlah kendaraan yang rusak tapi di sana sudah disiapkan 4 mobil derek oleh petugtas," jelas Ade.Pantauan CCTV LTMC Dephub menunjukkan, hingga pukul 22.20 WIB arus kendaraan di kawasan Nagrek masih cukup padat. Kebanyakan kendaraan yang melintas adalah mobil pribadi. Sebaliknya di jalur menuju Bandung, arus kendaraan terlihat lengang.
(bal/bal)











































