WNI di Damaskus Rayakan Lebaran Sabtu 13 Oktober
Minggu, 14 Okt 2007 00:27 WIB
Damaskus - Berbeda dengan kaum muslim di beberapa negara jazirah Arab yang sudah merayakan Lebaran pada Jumat 12 Oktober, warga negara Indonesia (WNI) di Damaskus, Suriah, baru merayakan Lebaran pada Sabtu 13 Oktober.Sekitar 400 masyarakat Indonesia yang terdiri dari Staf KBRI Damaskus, mahasiswa, staf perusahaan Indonesia dan badan internasional yang beroperasi di Suriah serta sejumlah TKW menyelenggarakan Salat Id bersama di halaman kediaman Duta Besar RI HM Muzammil Basyuni.Demikian siaran pers KBRI Damaskus yang diterima detikcom dari Staf Bidang Politik Abdul Rachman Naim melalui email.Bertindak sebagai khatib adalah Umar M Nur, mahasiswa Indonesia yang baru saja menyelesaikan pendidikan S2 Jurusan ilmu hadits pada Perguruan Om Dorman.Dalam khutbahnya, Umar menyerukan umat Islam kembali kepada ajaran agama untuk membangkitkan kembali kejayaan yang pernah diraih umat Muhammad dalam kancah peradaban manusia.Dijelaskan Umar, kejayaan yang dicapai umat Islam diraih ketika para pengikut agama ini memanifestasikan ajaran agamanya dalam seluruh aspek kehidupan. "Kemajuan umat Islam sangat terkait dengan ketaatan mereka menterjemahkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari," serunya.Duta Besar HM Muzammil Basyuni dalam sambutannya berharap agar para jamaah Idul Fitri dapat melanjutkan semangat dan ketabahan yang dilaksanakan pada bulan puasa dalam kehidupan pada bulan-bulan selanjutnya. Muzammil mengatakan, selepas bulan puasa, umat Islam kembali kepada fitrahnya semula, yakni bagaikan seorang bayi tanpa dosa. Fitrah yang diibaratkan seperti kertas putih hendaknya diisi dengan catatan kebajikan dan ibadah serta perilaku positif dan sedapattnya menghindarkan perbuatan negatif yang pada gilirannya hanya akan mencoreng catatan seseorang.Usai Salat Id acara dilanjutkan dengan persembahan lagu-lagu nasyid yang dibawakan oleh murid-murid Sekolah Indonesia Damaskus (SID). Tak ketinggalan, hdangan khas Lebaran pun disajikan. Masakan ini secara khusus dibuat langsung oleh istri Dubes, Ny Muzammil Basyuni.
(bal/bal)











































