Ketika Waria Berlebaran
Sabtu, 13 Okt 2007 12:39 WIB
Jakarta - Suasana Lebaran tidak hanya milik laki-laki atau wanita umat Islam. Kaum waria pun tak mau ketinggalan. Mereka ikut merayakan dengan caranya sendiri. Seperti apa?Jika Anda melintasi perempatan Mampang dari arah Kuningan, di Hari Raya Idul Fitri ini, ada pemandangan unik dan menggelikan yang bisa membuat kita tersenyum.Jangan heran, ketika lampu merah di perempatan Mampang menyala, serombongan 'perempuan' cantik berbusana muslim lengkap dengan jilbab akan menghampiri pengendara. Sebagian ada juga yang mengenakan busana ala bintang film India dengan perut yang terlihat seksi."Selamat hari Lebaran... Minal Aidin Wal Faidzin... Mari bersalam-salaman..." nyanyi para perempuan tersebut diiringi alat musik kecrek dari tutup botol.Tapi suara yang terdengar bukan suara perempuan tulen melainkan suara laki-laki. Ya, mereka adalah waria alias bencong yang biasa menjajakan suara.Aksi para waria ini membuat sejumlah pengendara yang berhenti di lampu merah tersenyum-senyum. Cukup banyak jumlah para waria tersebut, sekitar belasan orang."Hahaha. Kocak banget. Jilbabnya itu nggak nahan. Tapi cantik-cantik juga," kata Ine, seorang pengendara yang sempat dihibur para waria tersebut kepada detikcom, Sabtu (13/10/2007)."Tadi pas gue lewat situ sekitar pukul 10.00 WIB mereka banyak sekali. Pengamen biasa malah kalah," tutur Ine yang mengaku geli melihat aksi para waria tersebut.Ine menambahkan, tingkah laku para waria itu pun cukup sopan. "Waktu gue kasih duit goceng (Rp 5.000 -red) dia bilang terima kasih sambil mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri."Memang di hari Lebaran ini, para waria tersebut tetap sibuk mencari nafkah. Namun jika biasanya mereka tampil dengan pakaian seksi yang mengumbar aurat, kali ini dengan kreatif mereka tampil dengan busana muslim lengkap.Alhasil, pengendara yang simpatik pun tak segan-segan mengeluarkan uang lebih untuk mereka.Selamat Lebaran ya bo...
(bal/bal)











































